Informasi Terpercaya
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Redaksi
Jumat, Mei 8, 2026
  • Login
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil
No Result
View All Result
Informasi Terpercaya
No Result
View All Result

Disdik Pemprovsu diminta hapus penerimaan siswa jalur SMA Plus PMS Raya

by Redaksi
26/04/2017
in Fokus, Pendidikan, Peristiwa
0
SMA Negeri 1 Raya, Kabupaten Simalungun

SMA Negeri 1 Raya, Kabupaten Simalungun

Share on FacebookShare on Twitter

isiantar.com – Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara (Disdik Pemprovsu) diminta untuk menghapus penerimaan siswa lewat jalur SMA Plus PMS di SMA Negeri 1 Raya, Kabupaten Simalungun.

Permintaan ini disampaikan Lembaga Sosial Masyarakat GaRAMA (Gerakan Rakyat Menggugat) yang beralamat di Sondi Raya, Kecamatan Raya.

Hasil kajian yang dilakukan GaRAMA, sejak dibukanya penerimaan siswa lewat jalur SMA Plus PMS di SMA Negeri 1 Raya di tahun ajaran 1995/1996 lalu, telah mengakibatkan berkurangnya kesempatan bagi warga lokal di Kecamatan Raya untuk bisa bersekolah di SMA Negeri. Yang mana diketahui, SMA Negeri 1 merupakan satu-satunya SMA Negeri yang ada di Kecamatan Raya.

Lebih rinci dijelaskan GaRAMA, semenjak tahun ajaran 1995/1996 SMA Negeri  1 Raya telah melakukan penerimaan peserta  didik baru (PPDB) melalui dua jalur yaitu Reguler dan SMA Plus PMS. Penerimaan Jalur Reguler dilakukan oleh SMA Negeri 1 Raya,  sedangkan Penerimaan  Jalur SMA Plus PMS  dilakukan oleh Badan Pengelola SMA Plus PMS Pematang Raya.

Dari Jalur Reguler yang diterima pada umumnya lulusan SMP dari Kecamatan Raya. Sayangnya, dari Jalur SMA Plus PMS, justru yang diterima umumnya adalah lulusan SMP dari luar Kecamatan Raya.

Ironisnya lagi, secara kumulatif, jumlah kelas yang disediakan untuk siswa baru dari Jalur SMA Plus PMS setiap tahun semakin bertambah, yang hal itu secara langsung mengurangi jumlah kelas untuk siswa baru dari Jalur Reguler.

“Dengan adanya penambahan siswa dari jalur SMA Plus PMS di SMA Negeri 1 Raya ini sejak tahun 2015 mengakibatkan hak-hak masyarakat Kecamatan Raya, karena Jalur  SMA plus PMS banyak berasal dari luar kecamatan Raya bahkan dari luar Kabuaten Simalungun dan penambahan siswa jalur SMA plus PMS hanya menguntungkan kelompok tertentu,” kata M Adil Saragih, selaku Koordinator LSM GaRAMA, Rabu pagi (26/4/2017).

Dari survey yang telah dilakukan GaRAMA kepada lulusan-lulusan SMP yang ada di Kecamatan Raya, didapatkan  kekecewaan yang sangat besar pada para pelajar karena tak bisa menikmati bersekolah di SMA Negeri di daerahnya sendiri. Dan dengan berat hati, kini mereka telah bersekolah di SMA Swasta.

Sementara dari hasil survey yang dilakukan GaRAMA terhadap siswa SMP kelas IX yang akan lulus tahun ini, hampir keseluruhan berharap untuk bisa melanjutkan sekolah di SMA Negeri 1 Raya.

Atas dasar itu, kata M Adil Saragih, pihaknya telah  melayangkan surat ke Disdik Pemprovsu agar dengan arif menghapus penerimaan siswa baru dari Jalur SMA Plus Raya. Agar hak-hak masyarakat Raya untuk dapat bersekolah di SMA Negeri, dapat terpenuhi. [nda]

Tags: Adil SaragihDisdik ProvinsiDisdik SimalungunLSM GaRAMASMA N 1 RayaSMA Plus PMS Raya
Share543TweetPin

Related Posts

Musyawarah desa pembentukan Koperasi Merah Putih

Kejar Tayang Pembentukan Koperasi Merah Putih di Simalungun

by Redaksi
28/05/2025
0

...

Bupati Simalungun Didesak Terbitkan Perbup Pembentukan Koperasi Merah Putih

by Redaksi
14/05/2025
0

...

Salah satu TPS di Kecamatan Raya, Rabu (27/11/2024).

Pilkada Simalungun 2024: Anggaran Naik, Partisipasi Turun

by Redaksi
04/12/2024
0

...

Pelajar Kecamatan Raya Tolak Politik Uang

by Redaksi
21/11/2024
0

...

Komposisi Panelis Debat Cabup Simalungun Dikritik, Ini Alasannya

by Redaksi
30/10/2024
0

...

Walikota Siantar Serahkan KIA kepada 840 Anak, Bisa Digunakan untuk Dapat Diskon

by Redaksi
23/07/2024
0

...

Lusamti Simamora M.Si, Kepala Bidang Paud dan Dikdas Kota Pematangsiantar. (isiantar/nda).

Konsep Merger SD Negeri yang Dirancang Pemko Siantar Tak Berdasarkan Jumlah Siswa

by Redaksi
12/04/2020
0

...

ilustrasi.

Pencopotan Kepsek SMPN 2 Parapat dikritik, Resman Saragih ditantang bikin surat edaran

by Redaksi
17/08/2017
0

...

Sekretaris Komisi IV DPRD Simalungun, Lindung Samosir

Penerima beasiswa ditegur IPB, begini komentar Sekretaris Komisi IV DPRD Simalungun…

by Redaksi
18/04/2017
0

...

Dua salinan surat Disdik Simalungun terkait PTT guru

Terkait PTT Guru, Disdik Simalungun Diduga Lakukan Maladministrasi

by Redaksi
10/04/2017
0

...

Terkini...

Pemko Siantar Gelar MTQN ke-58 untuk Wujudkan Generasi Cinta Al-Qur’an

07/05/2026

Putra Sulung Perem Damanik Lanjutkan Kepemimpinan Perguruan Pencak Silat Teratai Kembang

07/05/2026

Panitia Paskah Pemko Siantar Bagikan Bantuan ke Panti Asuhan

07/05/2026

Tingkatkan Kualitas Hidup Anak Panti Asuhan, Pemko Siantar Teken Kerjasama dengan Sejumlah Pengelola

07/05/2026

Bawa Rp 50 Juta, Arif Harahap Resmi Mendaftar Calon Ketua KNPI

06/05/2026

Arif Harahap Siap Pimpin KNPI Siantar

03/05/2026

May Day, Dari Refleksi Jadi Sekedar Seremoni

02/05/2026

Kader Posyandu Kelurahan Sumber Jaya Ikuti Bimtek Selama Tiga Hari

30/04/2026

Apel Kesiapsiagaan Bencana 2026 Kota Siantar Digelar di Lapangan Brimob

30/04/2026

Rumah Sakit Umum Siantar Kini Bisa Obati Batu Ginjal Tanpa Bedah

30/04/2026
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Redaksi

© 2019 isiantar.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil

© 2019 isiantar.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In