Informasi Terpercaya
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Redaksi
Minggu, Februari 15, 2026
  • Login
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil
No Result
View All Result
Informasi Terpercaya
No Result
View All Result

Sebut Kisruh Bazaar Akibat Konspirasi, JPKP Desak Fatimah Terbitkan Rekomendasi

by Redaksi
13/06/2018
in Peristiwa, Utama
0
Pedagang dan warga menghalangi Satpol PP yang akan melakukan pembangokaran stan bazaar di GOR, Rabu sore (13/6/2018) Pukul 14.30 WIB. (isiantar/aan).

Pedagang dan warga menghalangi Satpol PP yang akan melakukan pembangokaran stan bazaar di GOR, Rabu sore (13/6/2018) Pukul 14.30 WIB. (isiantar/aan).

Share on FacebookShare on Twitter

isiantar.com – Polemik dan kisruh yang diakibatkan penggunaan halaman Gedung Olah Raga (GOR) sebagai lokasi bazaar terus menguras energi publik. Salah satu pihak yang turut di pusaran polemik ini ialah lembaga Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Kota Pematangsiantar. Informasi teranyar, JPKP yang diketuai Sutrisno Dalimunthe telah melayangkan surat tertanggal 6 Juni 2018 berisi desakan agar Dinas Pariwisata (sebagai instansi pengelola GOR) menerbitkan rekomendasi pemakaian lokasi GOR untuk bazaar tersebut.

Di surat itu JPKP merunutkan analisa kronologis yang dijadikan alasan hingga desakan itu mereka sampaikan.

Pada analisa kronologis tersebut, JPKP menilai munculnya polemik atas bazaar tersebut adalah akibat tidak adanya upaya preventif (pencegahan, red) oleh Dinas Pariwisata supaya bazaar tersebut tidak berlangsung. Sebab pada tanggal 27 mei 2018 saat taratak dan tenda sudah memasuki kawasan GOR, dan keesokan harinya, setelah taratak tersebut dipasang, JPKP telah melakukan komunikasi lewat WhatsApp (WA) dengan Fatimah Siregar selaku Kadis Pariwisata, guna memberitahukan dan mempertanyakan, terkait adanya pernyataan Fatimah sebelumnya kepada JPKP — yang juga pernah meminta izin menggelar bazaar di lokasi tersebut – bahwa penggunaan lokasi GOR untuk bazaar tidak diperbolehkan lagi.

Lewat komunikasi dengan WA itu, Fatimah menurut JPKP, menjawab, belum mengetahui adanya pemasangan taratak dan akan melakukan cek lapangan untuk selanjutnya melakukan tindakan.

Selain dengan Fatimah, JPKP juga membeberkan jika keesokan harinya mereka juga menyurati Sekda Budi Utari terkait hal yang sama. Budi Utari lalu menyikapinya dengan mengundang lembaga-lembaga dan pihak-pihak yang memiliki kepentingan, untuk berdialog mengambil kesepakatan bersama, supaya bazaar tersebut tidak menimbulkan polemik. Dan persis di hari yang sama Fatimah juga melakukan langkah serupa mengundang pihak-pihak yang berkepentingan itu ke kantornya.

Sembari semua proses-proses itu terjadi dan kegiatan bazaar terus berjalan, ternyata di sisi lain pemberitaan-pemberitaan media terkait bazaar semakin sengit yang isinya mengutip pernyataan-pernyataan pejabat termasuk Walikota, Sekda, dan Kasatpol PP, yang bertendensi agar dilakukan pembongkaran terhadap bazaar. Dan salah satu pemberitaan itu dilakukan oleh pihak yang, menurut Kadispora (Kadis Pariwisata), sudah terlebih dahulu mengajukan permohonan izin untuk menggelar bazaar di lokasi yang sama yakni sejak Januari 2018.

(Baca juga: Diduga Langgar Aturan, Ada pejabat Dilantik Ulang di Ruangan Sekda)

Dengan runut kronologis itulah JPKP melayangkan surat desakan penerbitan rekomendasi tersebut. Sebab, lewat melihat dari sudut pandang yang lain, JPKP menilai para pedagang bazaar telah menjadi pihak yang sangat dirugikan atas polemik yang terjadi, yang disebut bermula dari tidak adanya upaya preventif, atas runut fakta dimana pada 28 mei 2018 lalu JPKP telah meminta agar taratak segera dibongkar sebelum pedagang bazaar mulai beraktifitas.

Namun demikian, ternyata hingga tertanggal 13 Juni 2018 surat JPKP itu belum juga dibalas oleh Kadis Pariwisata Fatimah Siregar. Dan upaya konfirmasi yang dilakukan isiantar.com yang menanyakan alasan Fatimah belum membalas surat tersebut, belum juga dijawab.

Sementara menurut salah seorang praktisi hukum, Prima Banjarnahor SH, Direktur Firma Hukum Parade 7 & Co, setiap surat yang dilayangkan masyarakat ke instansi pemerintahan seharusnya dibalas. Hal itu akan menjadi bukti jika fungsi pelayanan masyarakat dijalankan dengan baik. “Kalau pun permohonan itu mau ditolak, ya balas lewat surat, buat perihal surat menolak permohonan, begitu seharusnya, gak boleh surat masyarakat didiamkan aja,” pungkasnya. [nda]

Tags: BazaarBudi UtariFatimah SiregarJPKP Siantar
Share11TweetPin

Related Posts

Pelantikan pejabat Pemko Siantar

Dra Happy Daely Diduga Isi Jabatan yang Tidak Eksis di Perundang-undangan Indonesia

by Redaksi
29/03/2023
0

...

Tak Ngantor Sebulan tapi TPP-nya Dibayar Penuh, Sekda Budi Utari “No Response”

by Redaksi
20/01/2023
0

...

Kepala Dinas Tenaga Ketenagakerjaan Kota Pematang Siantar, Lukas Barus. (isiantar/nda).

Minta Anggaran Rp 320 Juta tapi Pelatihan Tak Terlaksana, Ini Alasan Kadisnaker Siantar Lukas Barus

by Redaksi
11/01/2023
0

...

Sekda Budi Utari, paling depan, mengenakan kemeja biru, tampak seolah tercenung di lokasi peninjauan. (Sumber Foto: FB Diskominfo Pematangsiantar).

Ancaman Banjir dan Longsor Sudah Serius, yang Dibutuhkan Tindakan, Bukan Teatrikal Peninjauan

by Redaksi
02/06/2022
0

...

Keramaian Dibubarkan, Bazar Diizinkan: Kemampuan Berlogika Orang Siantar Diuji

by Redaksi
19/09/2020
0

...

Pemandangan deretan lapak berjualan di Jalan Bandung yang dikemas dalam kegiatan bertajuk Imlek Fair Tahun 2020 di Kota Siantar, Minggu malam (12/1). (isiantar/nda).

Komersialisasi Hari Besar Keagamaan Dianggap Memalukan

by Redaksi
13/01/2020
0

...

Apresiasi Pemko atas Penutupan Bazar, Ferry Sinamo: Jangan terulang lagi

by Redaksi
27/12/2019
0

...

(Kiri) Mangatas Silalahi, (kanan) Timbul Lingga.

Mangatas Silalahi Sebut Surat DPRD terkait Bazar Surat Liar

by Redaksi
22/12/2019
0

...

DPRD Siantar Secara Resmi Minta Walikota Hentikan Bazar di GOR

by Redaksi
21/12/2019
0

...

(Tengah) Ketua DPD P4B Kota Pematangsiantar, Nobel Marpaung.

Pedagang Pasar ke Hefriansyah: Jangan biarkan ekonomi kami terpukul bazar

by Redaksi
20/12/2019
0

...

Terkini...

Pemko Siantar Beri Bantuan ke Puluhan Keluarga Korban Puting Beliung

15/02/2026
Prosesi penyerahan Hasil Pembahasan Panitia Khusus DPRD Siantar, oleh ketua Pansus, Tongam Pangaribuan, kepada Pimpinan DPRD, Daud Simanjuntak, hanya menggunakan pencahayaan dari telepon genggam, Jumat (13/2/2026).

Main Gelap, Pansus DPRD Siantar Disinyalir Bekerja Secara Menyimpang

13/02/2026

Ketua PKK Kota Siantar Hadiri Pendalaman Alkitab dan Pengajian

13/02/2026

Jaga Kestabilan Harga Jelang Ramadhan, Pemko Siantar Gelar Pasar Murah

13/02/2026
Deretan sofa yang masih bagus yang pernah ada di ruang Pimpinan DPRD Siantar, yang kini sudah tidak kelihatan lagi. (isiantar/nda)

Tiga Pimpinan DPRD Siantar Dikabarkan Diperiksa terkait Dugaan Penyelewengan Aset Rumah Dinas

13/02/2026

Permudah Kinerja Damkar, Perumda Tirta Uli Pasang Hydrant di Sejumlah Titik Strategis

05/02/2026

Walikota Siantar Hadiri Pemberian Bansos kepada Warga Tionghoa

05/02/2026

Perbaikan Pipa Pecah di Tiga Titik, Layanan Air Terganggu Sementara

05/02/2026

Beri Dukungan, Liswati Kunjungi Sejumlah UMKM

05/02/2026

Walikota Hadiri Serah Terima Program Kemaslahatan Badan Pengelola Keuangan Haji Tahun 2025

31/01/2026
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Redaksi

© 2019 isiantar.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil

© 2019 isiantar.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In