Medan — Peserta yang mewakili Kota Pematangsiantar berhasil meraih juara di Lomba PAUD dan SD kelas 1-3 Tingkat Provinsi Sumatera Utara (Sumut) yang digelar Majelis Pendidikan Kristen Wilayah (MPKW) Sumut-Aceh, di Gedung Serbaguna Pekan Raya Sumatera Utara (GSG PRSU), Jalan Jenderal Gatot Subroto, Medan, Kamis (28/5/2026).
Peserta yang meraih juara tersebut yakni Kyra Leticia Sihombing sebagai Juara 1 Lomba Story Telling PAUD, kemudian Naura Agisca sebagai Juara Harapan 3 Lomba Story Telling PAUD, dan juga Felicia May Janita Purba sebagai Juara 2 pada lomba mewarnai PAUD.
Ketua TP PKK Kota Pematangsiantar Ny Liswati Wesly Silalahi diwakili Sekretaris Ny Rasta Elya Ginting yang hadir langsung di acara ini mengucapkan syukur atas prestasi tersebut.
“Kami merasa bangga perwakilan kita dari Kota Pematangsiantar meraih prestasi. Ini bukti nyata Bunda PAUD bergerak ikut mencerdaskan generasi muda Kota Pematangsiantar sejak usia dini,” katanya.
Ia juga mengatakan, akan menyemarakkan kegiatan-kegiatan yang dapat mendorong kreativitas, imajinasi, dan rasa cinta akan seni dan budaya.
“Kolaborasi semua pihak perlu kita tingkatkan,” tukasnya.
Ia berharap capaian ini menjadi stimulus bagi anak-anak PAUD dan SD di Kota Pematangsiantar.
“Keterlibatan orang tua, guru, dan pemerintah adalah yang paling utama. Dan kita harus bergandeng tangan,” katanya.
Sebelumnya, Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution diwakili Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Sumut Dwi Endah Purwanti SS MSi mengatakan, atas nama Pemerintah Provinsi Sumut mengapresiasi panitia yang telah menggagas dan menyelenggarakan kegiatan yang sangat positif.
Ia pun menyampaikan, Provinsi Sumut saat ini mendorong pembangunan sumber daya manusia (SDM) sebagai prioritas utama, sejalan dengan kolaborasi Sumut yang Maju, Unggul, dan Berkelanjutan.
“Tidak mungkin hanya oleh Pemerintah Provinsi Sumut. Sebab dibutuhkan kolaborasi pihak lembaga, pendidikan agama, keluarga, komunitas dan masyarakat,” sebutnya.
“Kami sangat menyambut baik keterlibatan MPKW dan seluruh elemen pendidikan Kristen dalam pembangunan Sumatera Utara dan Aceh agar dapat membina generasi muda yang cerdas serta memiliki daya saing. Anak-anak Sumatera Utara dan Aceh tumbuh tidak hanya pintar secara intelektual, tetapi juga secara kreativitas dan mampu hidup dalam semangat persaudaraan di tengah keberagaman. Ini menjadi bukti pendidikan dan seni dapat menjadi jembatan persatuan anak-anak dari berbagai daerah, berkumpul, saling belajar menghargai satu sama lain, dan membangun persahabatan sejak dini,” lanjutnya.
Ia menambahkan, nilai inilah yang harus dipelihara untuk memperkuat keberagaman dan keharmonisan di tengah masyarakat.
Kepada peserta lomba, Dwi Endah Purwanti menyampaikan mereka semua adalah anak-anak hebat.
“Menang bukanlah hal yang utama, yang paling penting adalah keberanian untuk tampil, semangat untuk belajar, dan rasa percaya diri untuk terus berkembang. Kepada guru dan orang tua, saya juga menyampaikan terima kasih atas kesabaran dan ketulusan dalam mendampingi anak-anak kita dan harapan yang sangat besar untuk membangun masa depan mereka,” tandasnya.
Ia juga berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan berkembang semakin baik di masa masa mendatang.
“Jadikan kegiatan ini sebagai wadah untuk mempererat hubungan antar sekolah, memperkuat pelayanan pendidikan, dan saling melahirkan semangat untuk membangun generasi muda yang kreatif serta memiliki karakter yang kuat,” pungkasnya. (PR/nda)





















