Siantar — DPRD Kota Siantar kembali melakukan perjalanan dinas luar kota dengan misi yang masih terkait Covid-19. Usai ke Kabupaten Toba di Juni lalu, Selasa kemarin legislator kota Siantar ini kembali melakukan perjalanan dinas yang tujuannya adalah kantor Pemprovsu, Medan.
Informasi dihimpun, untuk perjalanan dinas ke Medan yang selama dua hari ini (7 – 8 Juli) wakil-wakil rakyat ini terbagi dalam tiga kelompok.
Kelompok pertama, di dalamnya Boy Iskandar Warongan, Tongam Pangaribuan, Baren Alijoyo Purba, Arif Dermawan, dan Ilhamsyah sinaga. Pada keterangan dalam surat perjalanan dinasnya rombongan ini disebut melakukan konsultasi ke Dinas Kesehatan Pemprovsu perihal Upaya yang Dilakukan Kabupaten/Kota perihal Mempersingkat Waktu dalam Menerima Hasil Swab.
Adapun kelompok kedua terdiri dari Andika Prayogi Sinaga, Bintar Saragih, Jani Apohan Saragih dan Lulu Corey Purba. Rombongan ini disebutkan melakukan kunjungan ke Kantor Satpol PP Pemprov, guna berkonsultasi perihal Efisiensi Penegakan Perda di saat Pandemi Covid-19.
Tidak Semua Berangkat alias Fiktif?
Keberangkatan ke luar kota kali ini kembali meninggalkan kabar miring.
Sejumlah sumber menyebut, beberapa nama dalam daftar rombongan perjalanan dinas ini ternyata tidak benar berangkat ke Medan. Bahkan sebagian besar mereka dikabarkan tetap berada di Siantar.
Sayang dari beberapa nama yang tertera namun dikabarkan tidak berangkat itu, belum juga memberi balasan atas konfirmasi yang dikirimkan.
Komisi III ke Dinas Lingkungan Hidup
Berbeda dengan misi yang dibawa kelompok satu dan dua yang lagi-lagi masih terkait Covid-19, kelompok ketiga yang terdiri dari ketua dan sejumlah anggota Komisi III, pada keterangan perjalanan dinasnya tertera membawa misi berkonsultasi dengan Dinas Badan Lingkungan Hidup Pemprovsu perihal Fungsi Pengawasan DPRD terhadap Dinas Lingkungan Hidup dan Mengetahui tentang Perencanaan Pengelolaan Lingkungan.
Adapun mereka yang ada di dalam kelompok ini ialah Denny Siahaan, Rizky Ananda Sitorus, Nurlela Sikumbang, Astronout Nainggolan dan Irwan.
Sekwan Tetap di Siantar
Kabar miring dugaan perjalanan dinas fiktif dengan tidak benarnya beberapa mereka berangkat ke Medan, ditingkahi fakta tidak ikutnya Sekwan mendampingi mereka pada beberapa kali rombongan perjalanan dinas tersebut.
Sebab sebagaimana saat DPRD dikabarkan sedang berada di Kabupaten Toba pada Juni lalu, selama dua hari DPRD kunjungan di kota Medan ini, Plt. Sekwan, Wanden Siboro, selalu tampak di kantor DPRD beraktifitas seperti biasa.
Perjalanan Dinas bukan Tur Wisata
Terlepas dari dugaan perjalanan dinas fiktif, masyarakat Siantar memahami perjalanan dinas merupakan salah satu kegiatan DPRD dalam menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat.
Namun, kini sebagian masyarakat merasa perlu mengingatkan lagi bahwa perjalanan dinas bukanlah jenis tur wisata atau jenis perjalanan lain yang manfaatnya cuma untuk diketahui dan diresapi sendiri oleh orang yang melakukan perjalanan tersebut.
Sekaitan dengan itu masyarakat meminta DPRD untuk segera menyampaikan hasil perjalanan dinas yang disebut telah mereka laksanakan itu kepada publik. Termasuk hasil dari perjalanan dinas ke Kabupaten Toba yang sudah kelar mereka lakukan sejak sebulan yang lalu.
Sementara, seorang anggota DPRD Siantar, Lulu Corey Purba, yang dicoba ditanya wartawan soal hasil dari konsultasi yang dilakukan DPRD ke Medan tersebut, Kamis (9/7) siang, mengelak dengan alasan hasilnya belum disusun.
“Nanti kukasih pun samamu, belum dibuat apanya (draf hasil kunjungan, red) itu,” ketus Lulu mengelak. [nda]




















