Informasi Terpercaya
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Redaksi
Sabtu, Agustus 15, 2026
  • Login
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil
No Result
View All Result
Informasi Terpercaya
No Result
View All Result

Prospek Wisata Kota Siantar Mulai Dibahas Lagi, IWO Siantar Gelar Diskusi

by Redaksi
28/06/2026
in Seni & Wisata
0
Share on FacebookShare on Twitter

Siantar — Pematangsiantar dinilai memiliki peluang besar menjadi simpul pariwisata penyangga kawasan Danau Toba. Namun, peluang itu tidak akan berkembang jika hanya mengandalkan posisinya sebagai jalur lintasan tanpa membangun ekosistem pariwisata yang kuat.

Gagasan tersebut mengemuka dalam diskusi publik bertajuk ‘Potensi Kota Pematangsiantar sebagai Simpul Pariwisata Danau Toba‘ yang digelar Ikatan Wartawan Online (IWO) Kota Pematangsiantar di Aula FKIP Universitas Simalungun (USI), Sabtu (27/6/2026).

Ketua IWO Kota Pematangsiantar, Jon Roi Purba, mengajak berbagai elemen masyarakat menjadikan forum itu sebagai ruang bertukar gagasan untuk membangun kota. Menurutnya, hasil diskusi tidak boleh berhenti sebagai wacana, melainkan menjadi rekomendasi yang bisa diperjuangkan bersama.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Pematangsiantar, Hamzah F Damanik, mengatakan bahwa siantar memang tidak memiliki wisata alam yang dominan. Karena itu, pengembangan pariwisata harus bertumpu pada destinasi buatan, sejarah, budaya, serta penyelenggaraan berbagai kegiatan untuk menarik wisatawan.

Ia mencontohkan Kebun Binatang Siantar, tempat rekreasi air, hingga berbagai ruang publik yang dapat dikembangkan menjadi daya tarik. Menurutnya, kualitas penyelenggaraan event juga harus ditingkatkan agar mampu mendatangkan pengunjung.

“Siantar gudangnya orang kreatif. Karena itu kita membutuhkan gedung kesenian sebagai ruang berekspresi sekaligus representasi para pelaku seni,” ujarnya.

Hamzah juga mengajak kalangan mahasiswa lebih aktif menggelar kegiatan pada akhir pekan, mulai dari pagelaran budaya hingga pertunjukan musik. Aktivitas semacam itu dinilai mampu menciptakan suasana kota yang hidup sekaligus menjadi atraksi bagi wisatawan.

Selain itu, ia menekankan pentingnya membangun masyarakat sadar wisata. Menurutnya, promosi pariwisata tidak hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi juga seluruh warga melalui sikap ramah dan penyebaran informasi yang benar, termasuk menangkal stigma negatif yang beredar di media sosial.

Anggota DPRD Kota Pematangsiantar, Patar L Panjaitan, menyebut diskusi mengenai masa depan kota harus terus dilakukan dan tidak berhenti pada satu kesempatan. “Kita tidak boleh lelah membahas hal-hal baik untuk Kota Pematangsiantar yang kita cintai ini,” katanya.

Menurut Patar, seluruh organisasi perangkat daerah memiliki tanggung jawab dalam mendukung sektor pariwisata, bukan hanya Dinas Pariwisata. Ia juga mengingatkan bahwa Kota Pematangsiantar memiliki ikon seperti Roti Ganda yang selama ini menjadi buah tangan wajib bagi pengunjung.

“Kita adalah gerbang menuju Danau Toba. Peluang itu harus benar-benar dimanfaatkan,” ujarnya.

Politisi Gerindra ini juga mengusulkan penyediaan bus wisata yang dapat dimanfaatkan sekolah-sekolah untuk mengenalkan berbagai objek wisata kepada para pelajar sehingga kecintaan terhadap kota tumbuh sejak dini.

Sementara itu, akademisi Jalatua Hasugian menilai sejarah Kota Pematangsiantar merupakan aset yang belum tergarap maksimal. Ia mencontohkan peninggalan era kolonial, Museum yang berdiri sejak 1939 hingga minuman legendaris Badak yang memiliki nilai historis dan dapat menjadi daya tarik tersendiri.

Menurutnya, sejak masa kolonial, Pematangsiantar memang telah dirancang sebagai kota pendukung dengan ekosistem yang saling terhubung. Karena itu, tantangan saat ini adalah menentukan identitas yang ingin dipromosikan kepada wisatawan.

Diskusi yang dimoderatori Imran tersebut turut menghasilkan sejumlah catatan penting, mulai dari kebutuhan gedung seni, perbaikan infrastruktur, penyediaan transportasi wisata, penguatan promosi digital, pengelolaan isu negatif di media sosial, hingga pengembangan miniatur Rumah Bolon sebagai daya tarik baru.

Menutup diskusi, Jon Roi Purba menyimpulkan bahwa pengembangan pariwisata Pematangsiantar harus dimulai dari membangun ekosistem yang melibatkan pemerintah, pelaku usaha, akademisi, komunitas, media, dan masyarakat. Dengan lahirnya masyarakat sadar wisata, menurutnya, kota ini akan mampu melahirkan lebih banyak produk unggulan dan semakin siap menjadi pintu gerbang utama menuju kawasan Danau Toba. (PR/nda)

Tags: Dinas Pariwisata SiantarHamzah Fanshuri DamanikIWO SiantarJon Roi PurbaKomisi I DPRD SiantarSeni Wisata SiantarWisata
ShareTweetPin

Related Posts

Kontrak 30 Tahun Pengelolaan Taman Hewan Siantar Berakhir

by Redaksi
08/08/2026
0

...

Gerakan 2.000 Pohon GAMKI Dimulai dari Siantar Timur

by Redaksi
04/08/2026
0

...

Dekranasda Siantar Pastikan akan Kembangkan UMKM

by Redaksi
28/07/2026
0

...

Hadir di Konser Bertabur Bintang, Wesly Silalahi Apresiasi Penyelenggara

by Redaksi
22/06/2026
0

...

Angkat Tema Pulihkanlah Bangsa Kami, GAMKI Sumut Gelar Apel Kebangsaan di Siantar

by Redaksi
04/06/2026
0

...

Dihibur Faris Adam, Ribuan Masyarakat Penuhi Konser Pesta Rakyat HUT Siantar

by Redaksi
27/04/2026
0

...

Disaksikan Ribuan Orang, Karnaval HUT Siantar Berlangsung Meriah

by Redaksi
27/04/2026
0

...

Perayaan HUT ke-155: Siantar Rumah Kita

by Redaksi
25/04/2026
0

...

Hari Jadi Siantar, Pemko Gelar Fashion Show Etnika Moderna

by Redaksi
24/04/2026
0

...

Puncak HUT Siantar akan Dimeriahkan Karnaval

by Redaksi
15/04/2026
0

...

Terkini...

Pengurus DPD KNPI Pematangsiantar 2026-2029 Resmi Dilantik

13/08/2026

Pelakor Makin Marak di Siantar, Begini Tanggapan Pemko

12/08/2026

Kontrak 30 Tahun Pengelolaan Taman Hewan Siantar Berakhir

08/08/2026

Manajerial Pemko Siantar: Puluhan Tahun Agendakan Nambah Lahan 573 Hektar, yang Terjadi Malah Hilang 405 Hektar

07/08/2026
Tampak keberadaan para pedagang di atas trotoar Jalan Jendral Sudirman. Trotoar yang luas yang dulunya dibangun untuk menegaskan estetika dan tempat jogging bagi masyarakat Siantar, meski fungsi utamanya adalah untuk pejalan kaki. (isiantar/nda)

Citra Siantar akan Berubah, Pedagang di Trotoar Pusat Kota akan Dilegalkan

06/08/2026

Gerakan 2.000 Pohon GAMKI Dimulai dari Siantar Timur

04/08/2026

Pecat Tiga Relawan Perempuan, Kepala SPPG Siantar Marihat Minta Maaf ke Wartawan

03/08/2026

Walikota Diwakili Sekda Jenguk Korban Longsor di Siantar

31/07/2026

Longsor di Siantar, 8 Orang Korban Luka-luka

31/07/2026

Pelatihan Calon Manajer Kopdes Berakhir

31/07/2026
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Redaksi

© 2019 isiantar.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil

© 2019 isiantar.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In