Siantar — Postur anggaran Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kota Pematangsiantar yang sangat bongsor dibandingkan instansi lainnya, ternyata salah satunya untuk membeli kertas HVS dalam jumlah yang fantastis yakni sebanyak 15 ton.
Salinan dokumen yang diperoleh isiantar.com menunjukkan rincian belanja kertas tahun 2021 di kantor yang dulunya bernama Dinas Pendapatan ini, yakni masing-masing belanja Kertas HVS F4 70 gram sebanyak 3.208 rim, belanja Kertas HVS F4 80 gram sebanyak 60 rim, belanja Kertas HVS F4 warna 70 gram sebanyak 881 rim, belanja Kertas HVS A4 sebanyak 1.248 rim, dan belanja Kertas HVS A3 sebanyak 8 rim, dengan total keseluruhan 5.405 rim.
Jumlah fantastis yang dalam hitungan kotaknya sama dengan 1.081 kotak HVS ini, jika dikonversi ke ukuran berat maka sama dengan 15.675 Kg, atau 15,6 ton.
Pembelian kertas kebutuhan satu dinas di pemerintah daerah sebanyak ini, menurut sejumlah narasumber sudah tidak masuk akal sehingga diduga telah terjadi manipulasi sejak tahap perencanaan pengadaannya.
Beberapa pengusaha toko ATK yang menjual kertas HVS secara grosiran, yang pernah atau masih memiliki kemitraan dengan instansi pemerintah, juga menilai janggal besarnya kebutuhan kertas HVS untuk BPKD tersebut. [mar/nda]




















