Siantar — Kemampuan keuangan yang rendah telah lama bergelayut di bahu Pemko Pematangsiantar. Dugaan tingginya kebocoran, serta lemahnya pengelolaan, telah lama disimpan seolah berharap kelak akan dianggap sebagai suatu kenormalan.
Satu kabar janggal bahkan muncul baru-baru ini. Kabar yang janggal yang melengkapi sinyal ketidak-beresan pengelolaan keuangan kota ini. Kabar tersebut yaitu yang dilontarkan oleh Julham Situmorang, mantan Kadishub. Dimana ia menuding, bahwa Kepala Dispenda telah berkoalisi dengan polisi dalam mengkondisikan letak anggaran agar ia bisa ditersangkakan.
Tudingan di publik yang disampaikan secara terbuka lewat medsosnya itu, tentu bukan tuduhan main-main. Dan lalu publik tentu patut untuk tahu apa yang sebenarnya terjadi pada pengelolaan uang mereka. Namun, seperti diduga, Arri Sembiring selaku kepala Kadispenda (BPKPD), adalah aparatur pengelola uang publik yang sangat irit berbicara ke publik. Maka ia tidak merespons. Tapi masih mau menjabat.
Padahal, ada beberapa hal yang patut diketahui publik terkait transfer uang ke polisi sebagaimana tudingan Julham tersebut. Seperti misalnya kapan uang itu ditransfer, ke rekening siapa, dari pos anggaran dan kode rekening mana uang itu diambil, kemudian apakah itu benar-benar uang dari Julham sehingga dapat dijadikan barang bukti, dan siapa saja pejabat Pemko yang menandatangani persetujuan transfer ke polisi tersebut. Namun sayangnya Arri tidak menjawab, tapi masih mau menjabat.
Kemampuan keuangan yang rendah, keadaan kota yang kian semrawut — cerminan internal Pemko —, tentu tidak menguntungkan bagi janji-janji Wesly ke depan. Sebab jika dengan kondisi dan komposisi seperti ini, tanpa ada jalan tol yang sangat dikhawatirkan Wesly itu pun, tidak mustahil kota ini juga akan jadi kota mati oleh penyebab yang lain.
Maka itu rasanya penting untuk Wesly untuk memperbaiki internal Pemko sebelum nanti menunjuk ke wajah publik. Salah satunya yaitu dengan segera mengevaluasi semua pejabat yang kini menjadi bagian Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
(nda)




















