Siantar — Kepastian tentang siapa yang akan diusung Partai Nasdem sebagai calon walikota dan wakil walikota Pematangsiantar untuk Pilkada 2020 diperkirakan akan diumumkan sekitar bulan Desember ini.
Diketahui, kandidat bakal calon yang mendaftar ke partai ini keseluruhannya delapan orang. Enam calon walikota, dan dua calon wakil walikota.
Ketua DPD Nasdem Kota Siantar Frans Herbert Siahaan mengatakan, setelah menyampaikan visi-misi di DPD Nasdem, November lalu, seluruh kandidat tersebut masih harus menyampaikan pemaparan di DPW dan DPP. Dan kepastian tentang siapa kandidat yang akan diusung Nasdem, diperkirakan akan diumumkan Desember nanti.
“Janji DPP ke kita setelah selesai kongres, mungkin dalam waktu dekat, Desember barangkali,” kata Frans, Jumat (15/11/2019).
Tak Ada Kesempatan Ubah Visi Misi
Sebagaimana diketahui, saat penyampaian visi-misi kandidat di kantor DPD Nasdem pada 4 November lalu, seluruh kandidat mendapat masukan, koreksi dan kritikan dari unsur pengurus Nasdem.
Koreksi dan kritikan itu juga disampaikan terhadap visi-misi dua kandidat yang menurut rumor paling potensial untuk diusung Nasdem, yakni Alpeda Sinaga dan Asner Silalahi.
Salah satu yang dikoreksi untuk Alpeda adalah dinilai kurang tepat dalam mengartikan dan meletakkan visi-misi.
“Harusnya tepat dia, visinya dulu lalu misinya. Visinya adalah ‘mimpi’, misinya adalah mengimplementasikan mimpinya. Maka sebenarnya, ‘visi saya ini, lalu saya akan mengimplementasikan visi saya melalui program ini dan ini’,” kata Ketua Bappilu DPW Nasdem Sumut, Salman Ginting, yang juga hadir, ketika mengkoreksi visi-misi yang disampaikan Alpeda. Selain itu Salman juga mengkoreksi adanya over-lapping atau tumpang tindih program pada misi yang disampaikan Alpeda.
Koreksi dan masukan juga diberikan kepada Asner Silalahi.
Kepada Asner, Salman meminta agar lebih fokus mempertajam detil programnya untuk masa periode lima tahun. Sebab visi-misi yang disampaikan Asner dinilai terlalu jauh berpikir untuk pembangunan Siantar hingga 20 tahun ke depan.
Mengenai adanya masukan, koreksi dan kritikan terhadap visi-misi yang disampaikan seluruh kandidat itu, Frans Herbert Siahaan mengatakan tidak ada lagi ruang bagi kandidat untuk merobah visi-misi itu.
Nasdem Siantar Diapresiasi Masyarakat
Mekanisme penjaringan bakal calon walikota yang dijalankan Partai Nasdem kota Siantar mendapat apresiasi dari masyarakat sebab dilakukan benar-benar terbuka kepada publik.
“Proses penjaringan yang di Nasdem yang terbuka dan kesan bersahaja di kantor DPD Nasdem sendiri ini sangat positif sekali. Belum ada selama ini parpol yang menjalankan mekanisme seperti.
Ini menghindarkan masyarakat dari jebakan ‘membeli kucing dalam karung’ seperti kesan pelaksanaan pilkada selama ini. Salutlah buat Nasdem Siantar,” ungkap J Purba, seorang warga yang hadir menyaksikan penyampaian visi-misi hari itu. [nda]




















