Siantar — Meski sudah beberapa kali ditetapkan sebagai zona merah Covid-19, bahkan beberapa hari terakhir sudah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level IV, Pemko Siantar sepertinya belum masih sigap pada aspek penanganan pasien Covid.
Hal itu terlihat dari belum terpenuhinya fasilitas dan peralatan utama untuk penanganan pasien Covid semisal tabung oksigen.
Salah satunya di RSUD Djasamen Saragih. Dari 300 unit tabung oksigen yang dibutuhkan, ternyata hingga kini yang tersedia cuma 90 unit.
“Kami membutuhkan lebih banyak lagi tabung oksigen. Perhitungan secara kasarnya kami membutuhkan 300 (tabung oksigen), jadi yang sudah ada dan tambahan ini (masih hanya) sekitar 90, sebenarnya yang kami butuhkan sekitar 300.
Tentu kami membutuhkan kepada pihak-pihak yang masih mau membantu kami, juga kami siap menerima.” Demikian diakui drg Rumondang Sinaga, Senin siang (23/8/2021).
Sementara mengenai penyebab kondisi kekurangan ini, Kadis Kesehatan dr Ronald Saragih maupun Sekretaris yang sekaligus Satgas Covid-19 Daniel Siregar, belum berhasil dimintai penjelasannya. [nda]
Video keterangan drg Rumondang Sinaga tentang RSUD Djasamen Saragih masih kekurangan tabung oksigen.



















