Siantar — Pada tahun 2025 ini, hingga bulan Juni jumlah perempuan warga Pematangsiantar yang mendapatkan pelayanan KB Medis Operasi Wanita (MOW), tercatat sebanyak 88 orang. KB MOW adalah prosedur sterilisasi pada perempuan, yang bertujuan mencegah kehamilan permanen.
Angka itu diperoleh ketika Ketua TP PKK Kota Pematangsiantar, Ny Liswati Wesly Silalahi, meninjau pelayanan KB MOW di RSUD dr Djasamen Saragih, pada Kamis (19/6/2025).
Kepala Dinas PPKB Kota Pematangsiantar, Hasudungan Hutajulu, mengatakan, untuk tahun ini pihaknya menargetkan 96 orang mengikuti KB MOW.
“Dan sampai bulan Juni ini, capaian sudah mencapai 88 orang. Ini luar biasa. Di tahun sebelumnya, target pelayanan KB MOW kita tidak pernah tercapai,” klaimnya.
Sementara untuk pelayanan KB Metode Operasi Pria (MOP), atau disebut vasektomi bagi laki-laki, target sebanyak 3 orang sudah tercapai. “Di tahun sebelumnya belum ada yang melakukan MOP,” kata Hasudungan.
Di peninjauan ini, Liswati berinteraksi dengan pasien-pasien yang mengikuti pelayanan KB MOW di Ruang Tulif/Nifas. Ia menyampaikan soal pentingnya menjaga kesehatan, terutama bagi perempuan yang berusia di atas 35 tahun atau yang memiliki banyak anak.
“Program KB MOW juga diharapkan dapat membantu masyarakat mencapai keluarga yang lebih sehat dan sejahtera. Serta mendukung program pemerintah dalam pengendalian pertumbuhan penduduk,” ujarnya sembari menambahkan bahwa program MOW adalah pilihan sukarela.
Liswati pun berharap kolaborasi antara Dinas PPKB dan RSUD dr Djasamen Saragih semakin ditingkatkan, termasuk dalam pelayanan KB MOW. (PR/nda)




















