Informasi Terpercaya
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Redaksi
Minggu, Maret 8, 2026
  • Login
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil
No Result
View All Result
Informasi Terpercaya
No Result
View All Result

Kejari Pematangsiantar Diduga Endapkan Sejumlah Kasus Korupsi

by Redaksi
23/03/2018
in Hukum, Utama
0
Aksi Unjukrasa ALMASIM di depan gedung Kejari Pematangsiantar, (15/3).

Aksi Unjukrasa ALMASIM di depan gedung Kejari Pematangsiantar, (15/3).

Share on FacebookShare on Twitter

isiantar.com – Belum adanya kejelasan perihal tindaklanjut penanganan kasus dugaan korupsi dengan modus pungli terhadap Kepala-kepala SMP yang terjadi tahun 2017 lalu, membuat banyak pihak kecewa terhadap Kejaksaan Negeri (Kejari) Pematangsiantar. Sebab diketahui, setelah dilaporkan pada Oktober di tahun itu, Kejari langsung melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah orang yang diduga terkait — termasuk diantaranya seorang pejabat teras pemko berisial ZS.

Di Siantar, beberapa pekan terakhir nama ZS memang mencuat kepermukaan. Teranyar, Kamis (15/3/2018), seorang aktivis ALMASIM diamankan polisi saat unjukrasa menuntut Kejari segera memeriksa ZS pada kasus yang lain, yakni kasus dugaan penyimpangan pada proyek Renovasi Pasar Ikan dan Pasar Dwikora yang disinyalir mengakibatkan kerugian sebesar Rp 420.453.494 pada negara.

“Kejari Pematangsiantar memang sudah pantas untuk disorot, dikritik keras, sebab dalam catatan kami ada banyak kasus yang mereka tangani tapi sampai sekarang tidak jelas juntrungannya. Mereka memang akan memeriksa orang-orang yang dilaporkan, tapi setelah itu, tidak jelas bagaimana kemudian tindaklanjutnya.

Bahkan, dalam catatan kami, ada yang sudah belasan tahun ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejari, sampai sekarang mereka tetap tersangka, tidak jelas bagaimana tindaklanjut terhadap tersangka-tersangka itu,” kata Berthon Hutagalung, Koordinator Judicial Forum Kajian Kebijakan Publik dan Hukum (FK2PH), Kamis (22/3/2018).

Berthon membeberkan, beberapa kasus yang disebutnya ‘di-peti-es-kan’ oleh Kejari ialah kasus dugaan korupsi Panita Anggaran (Panggar) DPRD periode 2000-2005. Atas kasus ini Kejari telah menetapkan 16 angota Panggar sebagai tersangka kasus korupsi anggaran, namun hingga kini, sudah lebih sepuluh tahun, tidak ada tindaklanjut penanganan terhadap tersangka-tersangka tersebut.

Saat itu struktur di Kejari, ungkap Berthon, Kasi Pidsus dijabat oleh Heryansyah SH, Kasi Intel Drs F Lomboe SH, Kasi Pidum Haposan Sinurat SH, Penyidik Siti Martiti Manullang SH dan Maria Sembiring SH.

Selain itu ada juga kasus “tembok berlin”. Kasus Tembok Berlin adalah istilah yang diberi FK2PH terhadap kasus dugaan korupsi proyek pembangunan tembok RSUD Djasamen Saragih tahun 2011 lalu yang kemudian roboh karena diduga dikerjakan tidak sesuai bestek. Kejari sudah menetapkan dua orang tersangka pada kasus ini, namun tidak jelas bagaimana tindaklanjut penanganan terhadap kedua tersangka tersebut.

“Ini kan ironis sekali, sangat mengecewakan sekali, sementara masih banyak warga siantar yang hidup makan raskin (beras miskin, red) tapi penanganan terhadap kasus korupsi tidak jelas. Ini kan korupsi kasus luar biasa, harusnya penanganannya juga khusus, cepat, ini malah tidak tahu kita penanganan seperti apa namanya ini. Bertahun-tahun, belasan tahun.

Kalau tidak ada korupsi mungkin semua masyarakat Siantar tidak ada yang makan raskin lagi, tapi sudah beras Ramos,” ungkapnya dengan intonasi meninggi.

Kembali ke tahun 2000-an, Berthon juga mengungkap kembali kasus lepasnya bandar narkoba yang digelari “Tikus” dari tahanan yang diduga melibatkan seorang oknum jaksa — yang hingga kini juga tidak jelas penanganannya oleh Kejari. Serta kaburnya seorang pejabat pemko tersangka korupsi kasus dana Bantuan Sosial (Bansos) berinisial AP yang hingga kini belum tertangkap.

Gedung Kejari Pematangsiantar.

Kekecewaan terhadap Kejari atas penanganan kasus-kasus tersebut, lanjutnya, semakin miris dengan bertambahnya kasus dugaan korupsi yang juga tidak cepat diusut secara tuntas seperti dugaan korupsi bermodus pungli terhadap kepala-kepala sekolah yang diduga melibatkan ZS.

“Sekarang kami minta Kejari untuk menjelaskan bagaimana status-status semua kasus ini kepada publik, kalau tidak kami pikir Kejari sudah pantas dibubarkan saja. Itu lembaga yang menyerap banyak anggaran, untuk gaji dan operasional mereka semua, gedungnya saja lihat itu megah sekali dibangun negara, tapi kinerjanya kami rasa sangat-sangat mengecewakan,” kata Berthon mengakhiri.

Sementara saat akan diminta tanggapan dan penjelasan atas kritik keras yang dilontarkan FK2PH ini, pejabat Kejari Pematangsiantar yang menangani kasus-kasus korupsi, Kasi Pidsus, Jumat (23/3), tidak ada di ruang kerjanya. Menurut seorang pegawai di depan pintu masuk ruang kerjanya, Kasi Pidsus sedang berada di Medan. [nda]

Tags: Dugaan KorupsiKasus Pungli KepsekKejari SiantarSaber Pungli
Share19TweetPin

Related Posts

Sumut Teken MoU Pelaksanaan Pidana Kerja Sosial

by Redaksi
18/11/2025
0

...

Sumut Rentan Korupsi, Bobby Nasution Ajak Bangun Transparansi dan Reformasi Birokrasi

by Redaksi
04/10/2025
0

...

Gedung Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Pematangsiantar. (nda).

Demi Siantar Cerdas, Wesly Silalahi Sebaiknya Evaluasi Tim Anggaran Pemko

by Redaksi
03/09/2025
0

...

Pemko dan Kajari Siantar Sosialisasi Pencegahan Korupsi ke Pejabat Pengguna Anggaran

by Redaksi
25/08/2025
0

...

Ketua DPC PKB Kota Pematangsiantar, Imran Simanjuntak.

PKB Tuntut Dugaan Pemerasan terhadap Kadishub Siantar Disikapi Sungguh-sungguh

by Redaksi
30/07/2025
0

...

Walikota Siantar Sambut Kajari Baru

by Redaksi
24/07/2025
0

...

Aroma Busuk Rekomendasi Tiang Provider oleh PUTR, Komisi III Minta Dihentikan

by Redaksi
19/07/2025
0

...

(Tengah, mengenakan kaos hijau) Juru Parkir, Destriana Girsang, menyampaikan keluhan dan dugaan suap oknum Dishub kepada Komisi III DPRD Siantar, Senin (17/3/2025). (isiantar/nda)

Jukir Penunggak Rp 1,3 M Hadiri Rapat Komisi III, Tuding Oknum Dishub Terima Suap

by Redaksi
17/03/2025
0

...

Kadishub Julham Situmorang

Julham Klaim Siap Hadirkan Jukir yang Gelapkan Rp 1,3 M Uang Parkir

by Redaksi
15/03/2025
0

...

(Kiri) Titik parkir baru yang terpantau di Kota Siantar, (Kanan) Kadishub, Julham Situmorang.

Rp 1,3 Miliar Tak Masuk Kas Daerah, Julham Tuding Jukir Korupsi Berjamaah?

by Redaksi
13/03/2025
0

...

Terkini...

Antrean BBM di Siantar Sudah Picu Kekhawatiran, GAMKI Minta Pengawasan Diperketat

07/03/2026
Seniman Nainggolan menunjukkan bundel dokumen berisi salinan ijazah salah seorang pimpinan DPRD, yang baru saja dia peroleh dari KPU Pematangsiantar, Jumat 6 Maret 2026. (isiantar/nda)

Ijazah Paket C Pimpinan DPRD Siantar Diduga Bermasalah

06/03/2026

Safari Ramadan Wesly Silalahi Wujudkan Pesan Umat: Kini Lima Masjid di Siantar Punya Keran Air Siap Minum

05/03/2026

Bantu Masyarakat Penuhi Kebutuhan Pokok, Pemkab Simalungun Gelar Pasar Murah

05/03/2026

Dewan Pendidikan Serahkan Lima Rekomendasi Tata Kelola Pendidikan kepada Pemko Siantar

04/03/2026

Badan Kenaziran Masjid Al Ikhlas Minta Stan Air Siap Minum, Wesly Silalahi Menyetujui

03/03/2026

Bupati Anton Bersama Pejabat Kementerian Tinjau Kesiapan Operasional Koperasi Merah Putih

03/03/2026

Ramadan Berbagi Perumda Tirta Uli: Berbagi Tali Asih ke Masjid, Penceramah, dan Jemaah

02/03/2026

Wesly Silalahi Puji Kalam Kudus Fair 2026

28/02/2026

Walikota Hadiri Perayaan Tahun Baru China 2577 Kongzili/Tahun Baru Imlek 2026 di Rumah Pemilik STTC

28/02/2026
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Redaksi

© 2019 isiantar.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil

© 2019 isiantar.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In