Informasi Terpercaya
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Redaksi
Senin, Februari 16, 2026
  • Login
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil
No Result
View All Result
Informasi Terpercaya
No Result
View All Result

Frasa “Orang Gila” dalam Pernyataan Hefriansyah Tuai Kritik

by Redaksi
18/05/2019
in Politik, Utama
0
Walikota Pematangsiantar, Hefriansyah Noor.

Walikota Pematangsiantar, Hefriansyah Noor.

Share on FacebookShare on Twitter

isiantar.com — Pernyataan Walikota Pematangsiantar, Hefriansyah, yang berkaitan dengan adanya rencana gerakan people power yang akan digelar di Jakarta pada 22 Mei nanti, mendapat kecaman karena pernyataannya  tersebut dinilai justru menciptakan persoalan baru.

“Harusnya pemimpin itu mengeluarkan kalimat-kalimat sejuk yang bisa menengahi persoalan,  tidak menjustifikasi sebuah gerakan dengan diksi-diksi yang menurut saya tidak menyelesaikan akar masalah tetapi justru menciptakan polemik baru,” kata Direktur Studi Otonomi Politik dan Demokrasi (SoPo), Kristian Silitonga, Sabtu (18/5/2019).

Sebagaimana diketahui, kepada sejumlah wartawan yang bertanya harapan dan imbauannya terhadap warga kota Siantar terkait adanya rencana gerakan people power itu, Jumat (17/5/2019), Hefriansyah mengeluarkan pernyataan kontoversial yang menjadi polemik di masyarakat.

“Orang Siantar ini, kami pemilu pilpres, legislatif di Pematangsiantar aman, tertib, lancar, kondusif, iya, kan? Jadi berbicara people power, sedikit pun masyarakat Pematangsiantar tidak terkontaminasi, gitu. Udah. Jadi kalau ada yang berangkat pun, dan aku yakin gak ada yang berangkat, yang berangkat orang gila itu. Udah, itu aja.” Demikian dikatakan Hefriansyah.

Polemik itu muncul sebab adanya frasa “orang gila” dalam pernyataan Hefriansyah tersebut.

Menurut Kristian, ada batas-batas etis komunikasi dari seorang pemimpin yang harus betul-betul dipahami dan dijiwai. Mengatai ‘orang gila’, menjustifikasi warganya sendiri dengan label tidak waras, itu sama sekali tak pernah bisa menyelesaikan persoalan. Ia mengkritik keras pernyataan itu karena disampaikan seorang kepala daerah.

“Seorang walikota itu harusnya menjadi pamong, pengayom bagi masyarakatnya, bukan malah memanas-manasi situasi, kita tidak butuh statement-statement yang dangkal seperti itu. Walikota atau pemimpin itu semestinya hati-hati mengeluarkan statement, dan statement itu mestinya bisa jadi penyejuk bagi iklim demokrasi yang ada, bukan malah ‘menyiram bensin ke api’,” ujar Kristian.

Dari sisi lain, lanjutnya, pernyataan Hefriansyah yang ada frasa “orang gila” itu juga mencerminkan kapabilitas kepemimpinan Hefriansyah. Menurutnya ada dua hal yang bisa dia tangkap dari pernyataan Hefriansyah itu.

“Pertama, saya khawatir beliau tidak paham apa yang dia katakan. Kedua, pemimpin model seperti itu adalah pemimpin yang cenderung mengurusi hal-hal yang remeh-remeh, kecil, gak penting, dan tidak substansi.

Apakah pernyataannya itu kemudian mendinginkan persoalan, kan enggak, malah menimbulkan persoalan baru, kan. Pernyataannya itu menyakiti orang yang dimaksud tapi tidak menyelesaikan ‘bara’ atau dinamika yang terjadi, kontraproduktif kan?” Ungkap Kristian.

Namun sebagai pengamat sosial politik yang telah lama bertempat tinggal di Siantar, Kristian juga mengaku tidak terkejut bila polemik seperti ini terjadi di masa kepemimpinan Hefriansyah.

“Tapi saya tidak heran dengan pernyataan walikota seperti itu. Karena memang sedari awal saya meragukan kapabilitasnya untuk menjadi pemimpin,” kata Kristian sambil tersenyum mengakhiri. [nda]


Baca juga:

Sumur Di ladang  dan Pangeran Muda, Dua Pantun Hefriansyah di Penetapan Calon Terpilih

Tags: Hefriansyah NoorKristian SilitongaOrang GilaUnjuk Rasa
Share5TweetPin

Related Posts

Pedagang Pasar Horas akan Demo Gubernur Bobby Nasution

by Redaksi
24/09/2025
0

...

Ketua MUI Kota Siantar Minta Demonstran Tidak Anarkis

by Redaksi
31/08/2025
0

...

Bersama Edy Rahmayadi, Siantar Bergeliat Lawan Egoisme Politik Dinasti

by Redaksi
12/09/2024
0

...

Desak Polisi Usut Konspirasi e-Warung, Mahasiswa Bakar Ban di Depan Mapolres

by Redaksi
25/02/2024
0

...

Spanduk yang dibawa pengunjukrasa di halaman Gedung DPRD Siantar saat berlangsungnya sidang paripurna, Senin (20/3/2023). (isiantar/nda).

Dan Terjadi Lagi, MA Harus Uji Usulan Pemakzulan dari Siantar

by Redaksi
23/03/2023
0

...

Sekretaris Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama Sumatera Utara, Imran Simanjuntak, MA.

Pernyataan Sikap: ISNU Sumut Kecam Kekerasan Aparat terhadap Masyarakat Gurilla

by Redaksi
27/11/2022
0

...

Kapolres Kota Pematang Siantar, AKBP Fernando, tengah menyampaikan permintaan maaf terhadap mahasiswa pengunjukrasa, Kamis (8/9/2022). (isiantar/nda).

(Video) Akui Tidak Profesional, Kapolres Siantar Minta Maaf ke Mahasiswa

by Redaksi
08/09/2022
0

...

Sekretaris PC PMII Siantar-Simalungun, Khairil Mansyah, bersama rekan-rekannya, didampingi Bendahara PKC PMII Sumut, Chotibul Umam Sirait, menyerahkan surat kuasa kepada BBH STAI Samora, Rabu (7/9/2022). (isiantar/nda).
.

BBH STAI Samora Terima Kuasa dari Mahasiswa Siantar Korban Kekerasan saat Unjukrasa

by Redaksi
07/09/2022
0

...

Chotibul Umam Sirait mengenakan kacamata. Foto latar: salah seorang peserta unjukrasa terkapar saat aksi menolak kenaikan harga BBM di Siantar, Senin (5/9/2022).

PKC PMII Sumut Kecam Tindakan Refresif Oknum Polisi Terhadap Kader PMII Siantar-Simalungun

by Redaksi
07/09/2022
0

...

(Kiri) Walikota Siantar Hefriansyah, (kanan) Ketua DPRD Siantar Timbul Lingga, saat rapat paripurna pembahasan anggaran di Gedung Harungguan, Selasa (13/07/2021).

Kristian Silitonga: Kota lain maju, Siantar nyungsep

by Redaksi
11/09/2021
0

...

Terkini...

Pemko Siantar Beri Bantuan ke Puluhan Keluarga Korban Puting Beliung

15/02/2026
Prosesi penyerahan Hasil Pembahasan Panitia Khusus DPRD Siantar, oleh ketua Pansus, Tongam Pangaribuan, kepada Pimpinan DPRD, Daud Simanjuntak, hanya menggunakan pencahayaan dari telepon genggam, Jumat (13/2/2026).

Main Gelap, Pansus DPRD Siantar Disinyalir Bekerja Secara Menyimpang

13/02/2026

Ketua PKK Kota Siantar Hadiri Pendalaman Alkitab dan Pengajian

13/02/2026

Jaga Kestabilan Harga Jelang Ramadhan, Pemko Siantar Gelar Pasar Murah

13/02/2026
Deretan sofa yang masih bagus yang pernah ada di ruang Pimpinan DPRD Siantar, yang kini sudah tidak kelihatan lagi. (isiantar/nda)

Tiga Pimpinan DPRD Siantar Dikabarkan Diperiksa terkait Dugaan Penyelewengan Aset Rumah Dinas

13/02/2026

Permudah Kinerja Damkar, Perumda Tirta Uli Pasang Hydrant di Sejumlah Titik Strategis

05/02/2026

Walikota Siantar Hadiri Pemberian Bansos kepada Warga Tionghoa

05/02/2026

Perbaikan Pipa Pecah di Tiga Titik, Layanan Air Terganggu Sementara

05/02/2026

Beri Dukungan, Liswati Kunjungi Sejumlah UMKM

05/02/2026

Walikota Hadiri Serah Terima Program Kemaslahatan Badan Pengelola Keuangan Haji Tahun 2025

31/01/2026
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Redaksi

© 2019 isiantar.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil

© 2019 isiantar.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In