Siantar — Ketua MUI kota Pematangsiantar yang juga sekaligus bagian dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Drs Ali Lubis, meminta masyarakat Kota Pematangsiantar yang akan melakukan aksi demonstrasi besok, Senin 1 September 2025, untuk tetap menjaga kerukunan dan tidak sampai bertindak anarkis.
Sebagaimana diketahui, gelombang aksi unjuk rasa telah menjalar ke beberapa daerah di Indonesia. Dan di Kota Pematangsiantar, aksi unjuk rasa dikabarkan akan dilakukan sejumlah elemen masyarakat pada Senin besok.
Ali Lubis mempersilahkan berunjuk rasa namun dalam hal yang baik. Tidak anarkis semacam melakukan kerusakan-kerusakan, apalagi penjarahan yang pada akhirnya hanya merusak bangsa.
“Mudah-mudahan kita semua dalam lindungan Yang Maha Kuasa. Kita dengar besok ada demo dari berbagai pihak, kami atas nama MUI dan FKUB mempersilakan berunjuk rasa tapi dalam hal yang baik. Jangan ada anarkis dan melakukan kerusakan-kerusakan, apalagi penjarahan yang akhirnya merusak bangsa ini,” kata Ali Lubis, Minggu (31/9).
Ali Lubis menyampaikan bahwa Kota Pematangsiantar ini adalah kota terukun nomor lima di Indonesia. Oleh sebab itu segala hal yang menyangkut aktivitas penyampaian aspirasi harusnya dilakukan dengan cara yang santun, arif dan bijaksana.
“Kita sudah mendapat predikat kota toleransi kelima di Indonesia. Untuk sampai ke sini, ada dukungan seluruh elemen masyarakat dan dukungan luar biasa dari pemerintah. Mohonlah kita ikut bersama-sama kota ini, ajak teman kita untuk menyampaikan yang baik baik,” katanya.
“Jangan ada anarkis, jangan ada upaya melakukan kerusakan, kerusakan rumah ibadah, fasilitas umum dan objek vital,” tutupnya. (PR/nda)



















