isiantar.com – Sebuah seni cara menyampaikan pesan yang jarang dilakukan pepimpin-pemimpin sebelumnya, dilakukan oleh Wakil Walikota Terpilih Kota Pematangsiantar, Hefriansyah, saat memberi kata sambutan di acara penetapan Calon Walikota dan Wakil Walikota Terpilih Pilkada Susulan 2016, Kamis (15/12/2016), di Hotel Sapadia. Cara dimaksud yakni, berpantun.
Ada dua bait pantun yang disampaikan Hefriansyah pada closing (penutup) kata sambutannya. Berikut dua bait pantun tersebut:
Bila ada sumur di ladang bolehlah kita menumpang mandi
Bila kami berumur panjang, pasti kita selalu bertemu, akrab, bisa seperti ini
Pangeran muda gagah perkasa serta bijaksana
Tenunan ulos dipakai buat acara adat raja-raja
Kami keluarga Manis semua mohon maaf yang sebesar besarnya
Semoga kita bisa bekerjasama dan membangun Siantar agar mantap, maju dan jaya
Sebelumnya, Hefriansyah menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam Pilkada yang telah usai digelar. Ia mengaku menyadari jika ke depan beban amanah yang telah diberikan akan cukup besar karena menyangkut kemaslahatan seluruh warga kota.
Ia juga sempat mengajak seluruh hadirin untuk berdoa bersama untuk Alm. Hulman Sitorus, pasangannya sebagai Calon Walikota terpilih yang telah meninggal dunia beberapa hari lalu.
“Kami mohon maaf, seyogianya saya berada di sini beserta sahabat saya bapak Hulman Sitorus,SE. Kebetulan beliau dipanggil Tuhan Yang Maha Kuasa. Saya mohon ijin kepada hadirin sekalian, kita berdoa semoga beliau diberi berkah, nyaman dan beliau tenang di alam yang baru,” ajaknya.
(nda)




















