Informasi Terpercaya
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Redaksi
Minggu, Februari 15, 2026
  • Login
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil
No Result
View All Result
Informasi Terpercaya
No Result
View All Result

Walikota Siantar dan Perda, di Antara PKL dan Aset Pengusaha

by Redaksi
15/02/2019
in Peristiwa, Utama
0
Salah satu lapak penjual mainan anak gelembung busa sabun di pusat Kota Siantar.

Salah satu lapak penjual mainan anak gelembung busa sabun di pusat Kota Siantar.

Share on FacebookShare on Twitter

isiantar.com – Sejak dilantik 22 Februari lalu kebijakan publik Hefriansyah yang terlihat di lapangan hanya berkutat pada penggusuran PKL (Pedagang Kaki Lima) semata. Penggusuran itu disebut miliki dasar hukum yang jelas yakni demi penegakan Peraturan Daerah (Perda).

Tak terhitung berapa kali sudah Satpol PP menggusur warga pengais rejeki di kaki lima sejak Hefriansyah muncul sebagai pemegang tampuk kekuasaan di kota Sapangambei Manoktok Hitei ini. Kaum kecil itu digusur dari Jalan Merdeka, Sutomo, Adam Malik, Cokro, Sudirman, Kartini, Sang Naualuh, kawasan Parluasan, dan sejumlah lokasi lainnya.

Namun adakah penegakan Perda yang dijadikan alasan penggusuran itu demikian juga kesimpulan yang ditangkap oleh masyarakat?

Beberapa narasumber menyebut, terlepas dari keberhasilan Satpol PP menjalankan perintah Hefriansyah, tapi aksi menggusur PKL yang intens berbulan-bulan itu justru dianggap sebagai adegan yang mempertontonkan dengan jelas perihal lunturnya marwah polisi pamong praja dan walikota di kota ini.

“‘Pesan’ yang muncul dari penggusuran itu adalah Hefriansyah tak punya nyali untuk jadi pemimpin. Dia cuma pengen eksis dengan predikat walikotanya, tapi bingung (caranya), akhirnya digusurlah PKL hari ini, besoknya PKL digusur lagi, dan begitu sampai sekarang ini.

Tegakkan Perda koq ke PKL? Ketika masih banyak pelanggaran Perda yang dilakukan pengusaha-pengusaha besar, menggusur PKL adalah kebijakan tak bernilai di dalam peradaban. Jabatan walikota koq cuma mau ‘berkonflik’ sama orang kaki lima.” Demikian dikatakan Koordinator Sahabat Lingkungan (SaLing) Niko Sinaga, Rabu (4/10/2017).

Mengenai penertiban PKL yang dilakukan pemko atas nama Perda ini juga dikritik keras oleh salah seorang anggota DPRD, Asrida Sitohang.

Asrida mengecam penggusuran tersebut bukan semata karena pemko belum punya solusi untuk PKL tersebut. “Saya sudah cek, kota ini belum punya Perda yang bisa dipakai sebagai dasar untuk menggusur PKL, belum ada,” kata Asrida.

Inventarisir yang dilakukan SaLing terhadap objek-objek yang disinyalir melanggar peraturan, SaLing menemukan beberapa objek yang seharusnya menjadi klasifikasi urgen atau prioritas untuk segera dilakukan penindakan atas nama Perda. Objek-objek dimaksud yaitu bangunan-bangunan atau tempat usaha milik pengusaha besar, atau korporasi, yang melanggar Perda. Contoh penindakan urgen dimaksud ialah menggusur bangunan-bangunan yang berdiri di atas atau yang sampai yang menutup gang-gang kebakaran di sekitar kawasan pertokoan Jalan Sutomo dan Merdeka.

Atau menertibkan bangunan klub malam, supermarket, cafe, hotel, dan restauran yang didirikan di Daerah Aliran Sungai, yang menyalahi RTRW, atau yang memakan badan jalan seperti supermarket yang ada di Jalan Medan.

“Kalau Hefriansyah punya nyali seorang pemimpin, yang paling urgen sebenarnya untuk ditertibkan itu ya Studio Hotel dan Restaurant yang di (kelurahan) Tong Marimbun. Itu yang paling banyak diminta elemen masyarakat untuk ditertibkan. Mulai dari menyalahi IMB, melanggar PP (Peraturan Pemerintah), sampai undang-undang. Ini (yang ditindak hanya) cuma PKL, PKL. Kalau gak berani (menindak Studio Hotel) ya mundur aja, rugi pembayar pajak, kami kira itu harus dilakukan demi menjaga marwah jabatan walikota” ketus Niko. [nda]

Tags: Bangunan BermasalahHefriansyah NoorKasus Studio HotelPenggusuran PKL
Share93TweetPin

Related Posts

Pemko Siantar Tinjau Sejumlah Bangunan yang Langgar Aturan

by Redaksi
30/01/2026
0

...

Pemko Siantar Bongkar Bangunan Liar di Depan Masjid Dakwah

by Redaksi
31/12/2025
0

...

Bangunan warung di Rambung Merah yang diprotes oleh warga karena berdiri di atas drainase dan sempadan jalan. (nda)

Warung Langgar Aturan Dikritik Warga, Camat Siantar: Maunya tertulis

by Redaksi
07/10/2025
0

...

Pimpinan sidang paripurna penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi DPRD atas Rancangan P-APBD Tahun Anggaran 2025, Selasa (9/9/2025).

Banyak yang Berisik, Tapi Cuma PAN dan Nurani Keadilan yang Singgung RS Vita Insani Secara Resmi

by Redaksi
10/09/2025
0

...

Satpol PP Siantar Bongkar Dua Kios Liar

by Redaksi
08/12/2023
0

...

Ramayana Pematangsiantar

Sebelum Glorifikasi Investor, Pemko Siantar Diminta Lakukan Ini

by Redaksi
10/09/2022
0

...

Suasana rapat dengar pendapat antara Walikota dengan Gabungan Komisi DPRD Pematang Siantar, Senin (5/9/2022). (isiantar/nda).

Cuma Sehari Pasca Letak Batu Pertama, Susanti Langsung Setuju Pembangunan “GOR” Dihentikan

by Redaksi
06/09/2022
0

...

Suasana rapat pembahasan Ranperda RTRW Kota Siantar oleh Pemko bersama DPRD, di Ruang Gabungan Komisi, Rabu (2/2/2022). (isiantar/nda).

Luas Kota Siantar Berkurang, Sebagian Pindah ke Simalungun

by Redaksi
28/05/2022
0

...

Pemda Siantar dan Simalungun Tak Boleh Lagi Kutip Retribusi IMB

by Redaksi
27/10/2021
0

...

Gorong-gorong yang dibangun tahun 2018 dengan biaya disebut Rp 10 miliar tampak sudah ambruk. Sementara di sekitarnya kondisi proyek outer ring road terlihat kembali mangkrak, Senin (24/5/2021). (isiantar/nda).

Siantar Outer Ring Road: Proyek Tak Kunjung Selesai, Biaya Terus Bertambah

by Redaksi
25/05/2021
0

...

Terkini...

Pemko Siantar Beri Bantuan ke Puluhan Keluarga Korban Puting Beliung

15/02/2026
Prosesi penyerahan Hasil Pembahasan Panitia Khusus DPRD Siantar, oleh ketua Pansus, Tongam Pangaribuan, kepada Pimpinan DPRD, Daud Simanjuntak, hanya menggunakan pencahayaan dari telepon genggam, Jumat (13/2/2026).

Main Gelap, Pansus DPRD Siantar Disinyalir Bekerja Secara Menyimpang

13/02/2026

Ketua PKK Kota Siantar Hadiri Pendalaman Alkitab dan Pengajian

13/02/2026

Jaga Kestabilan Harga Jelang Ramadhan, Pemko Siantar Gelar Pasar Murah

13/02/2026
Deretan sofa yang masih bagus yang pernah ada di ruang Pimpinan DPRD Siantar, yang kini sudah tidak kelihatan lagi. (isiantar/nda)

Tiga Pimpinan DPRD Siantar Dikabarkan Diperiksa terkait Dugaan Penyelewengan Aset Rumah Dinas

13/02/2026

Permudah Kinerja Damkar, Perumda Tirta Uli Pasang Hydrant di Sejumlah Titik Strategis

05/02/2026

Walikota Siantar Hadiri Pemberian Bansos kepada Warga Tionghoa

05/02/2026

Perbaikan Pipa Pecah di Tiga Titik, Layanan Air Terganggu Sementara

05/02/2026

Beri Dukungan, Liswati Kunjungi Sejumlah UMKM

05/02/2026

Walikota Hadiri Serah Terima Program Kemaslahatan Badan Pengelola Keuangan Haji Tahun 2025

31/01/2026
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Redaksi

© 2019 isiantar.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil

© 2019 isiantar.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In