isiantar.com – Wakil Ketua Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) DPC Partai Gerindra Kota Pematangsiantar, Panusunan Sinaga, mendukung Dirut PD PHJ Benny Harianto Sihotang untuk buka-bukaan mengenai rumor adanya uang pemberian pelicin ke DPRD untuk memuluskan rencana pembangunan gedung baru di Pasar Horas.
Dukungan itu disampaikan Panusunan dalam konferensi, Selasa malam (22/5/2018), di salah satu cafe di Jalan Adam malik.
Dikatakan Panusunan, rumor yang sudah beredar luas yang ditingkahi dengan pernyataan Benny Sihotang di media yang terkesan mengarah pada kebenaran rumor tersebut, telah merugikan Partai Gerindra.
“Jika memang pemberian uang pelicin itu ada, apalagi kalau benar yang menjadi perantara dalam pemberian uang itu adalah anggota DPRD dari Partai Gerindra, kami meminta dengan sangat agar Benny untuk membukanya secara terang benderang agar tidak merugikan Partai kami” tegas Panusunan.
Disinggung bagaimana sikap di internal partai menyikapi rumor yang disebutnya telah merugikan itu, Panusunan menjelaskan, pihaknya juga sedang melakukan investigasi secara internal agar masyarakat umum dapat mengetahui kebenarannya.
“Makanya kita harap juga Benny Sihotang mau bekerjasama membongkar siapa-siapa saja pelaku dan dalang dibalik semuanya ini. Jangan hanya berani melontar kesan-kesan atau indikasi-indikasi yang kabur. Kalau benar peristiwa ini terjadi, ini sangat memalukan, dan kita akan mengusulkan mem-PAW-kan kader tersebut,” tambahnya.
Beberapa hari pasca berakhirnya aksi unjukrasa pedagang yang menolak pembangunan gedung baru di Pasar Horas, di sejumlah kalangan di kota Siantar memang beredar rumor tentang adanya pemberian uang sebesar Rp150 juta dari direksi PD PHJ kepada salah seorang anggota DPRD berinisial HDS. Uang itu disebut sebagai pelicin untuk memuluskan rencana pembangunan gedung baru, yang ditentang keras oleh warga terutama para pedagang yang langsung berhari-hari mengelar unjukrasa. [nda]




















