Siantar — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, menggelar sosialisasi mengenai tahapan, program dan jadwal penyelenggaraan Pilkada 2020, pada Senin (9/12/2019), di Sapadia Hotel.
Sosialisasi ini dihadiri pengurus Parpol, OKP, Ormas, tokoh masyarakat, kepolisian, jurnalis, dan sejumlah elemen lain.
Pada sosialisasi ini seluruh komisioner KPU secara bergantian memaparkan segala hal terkait pemilihan walikota dan wakil walikota — termasuk mekanisme yang wajib ditempuh para bakal calon agar pencalonannya berhasil.
Dalam salah satu materi sosialisasinya, Ketua KPU Siantar Daniel MD Sibarani menyampaikan tentang syarat yang harus dipenuhi setiap bakal calon dari jalur independen. Dikatakannya bakal calon dari jalur ini wajib memiliki dukungan minimal 17.910 pemilih, yang diserahkan dalam bentuk dokumen (berkas) dan juga file yang di-input ke dalam aplikasi Sistem Pencalonan (Silon).
Kemudian, karena KPU akan segera menggelar bimbingan teknis (Bimtek) tentang cara penggunaan aplikasi Silon ini, dalam kesempatan ini Daniel kembali menyampaikan agar setiap yang berniat mencalonkan diri lewat jalur ini untuk segera mendaftarkan tenaga-penghubungnya (LO, Liaison Officer)-nya, agar diikutkan dalam Bimtek tersebut.
Dua Orang Menghubungi, Belum Ada yang Pasti
Terkait potensi pendaftar lewat jalur independen, Daniel yang diwawancarai di sela kegiatan sosialisasi menyebut sudah ada dua orang yang berkomunikasi dengannya yang memberikan sinyal berminat untuk mendaftar dari jalur ini.
Kedua orang tersebut ialah Ojak Naibaho, dan Azman Hutauruk. Ojak ialah politisi PDIP yang pernah menjabat Wakil Ketua DPRD Simalungun, sementara Azman seorang Advokat yang berdomisili di Siantar.
“Sejauh ini yang sudah menghubungi KPU sudah ada dua balon. Namun perlu dicatat mereka masih sebatas melakukan komunikasi. Dalam hal ini KPU sifatnya memberikan informasi, karena memang sebelumnya juga sudah kita sosialisasikan tahapan calon perseorangan,” ungkapnya. [nda]
Baca juga:
Kometragedi Pilkada ke Pilkada di Siantar
Ini Penjelasan Asner Silalahi tentang Pembangunan Infrastruktur Terintegrasi untuk Siantar
Evaluasi Pemilu 2019 di Siantar, Masalah Politik Uang Kembali Mencuat



















