Informasi Terpercaya
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Redaksi
Senin, Oktober 19, 2026
  • Login
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil
No Result
View All Result
Informasi Terpercaya
No Result
View All Result

Kereta Cepat Whoosh: Ketika Kecepatan Menabrak Nurani

by Redaksi
27/10/2025
in Opini
0
Share on FacebookShare on Twitter
Oleh: Imran Simanjuntak, Ketua STAI SAMORA Pematangsiantar

Kereta cepat Whoosh meluncur dari Halim ke Tegalluar dengan kecepatan 350 km/jam. Ia digadang-gadang sebagai simbol kemajuan Indonesia. Namun di balik rel baja dan gerbong mewah, tersimpan kisah tentang ambisi, penolakan, dan pertanyaan yang belum terjawab: siapa yang benar-benar diuntungkan, dan siapa yang menanggungnya?

Proyek ini menelan biaya Rp120,7 triliun, dengan pembengkakan anggaran Rp19,54 triliun dari estimasi awal. Dibandingkan proyek serupa di dunia, biaya per kilometer Whoosh jauh lebih mahal:

Indonesia ,Whoosh (Jakarta–Bandung) 142 km  Rp120,7 triliun setara Rp850 miliar/km.
Arab Saudi, Landbridge, jarak 1.500 km biaya Rp112 triliun, setara Rp74,6 miliar/km.
Jepang, Shinkansen, jarak 515 km dengan biaya Rp150 triliun setara Rp291 miliar/km.
China , Beijing–Shanghai HSR, jarak 1.318 km, berbiaya Rp500 triliun, setara Rp379 miliar/km

Mereka  yang Menolak Diam

Di tengah euforia pembangunan, beberapa tokoh nasional memilih untuk bersuara; Mahfud MD, mantan Menko Polhukam, mengungkap dugaan mark-up dan menyatakan siap dipanggil KPK. Ia menyebut proyek ini penuh kejanggalan sejak awal; Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan, menolak keras usulan agar utang Whoosh dibayar lewat APBN. “Bagus! Saya enggak ikut,” ujarnya, menandakan ketegasan fiskal; Ignasius Jonan, mantan Menteri Perhubungan, disebut pernah menolak proyek ini karena tidak sesuai dengan kebutuhan rakyat; Agus Pambagio, analis kebijakan publik, menyebut Whoosh sebagai “mimpi mahal” yang tidak menjawab kebutuhan transportasi rakyat; Adian Napitupulu, politisi PDIP, meminta audit menyeluruh dan transparansi penuh atas pembengkakan biaya.

Diplomasi, Desakan, dan Dilema

Pemerintah Tiongkok menyebut Whoosh sebagai bukti kerja sama erat. Tapi di dalam negeri, suara-suara kritis terus bergema. Para ekonom bertanya: mengapa proyek sepanjang 142 km menelan biaya Rp120 triliun? Para aktivis bertanya: siapa yang benar-benar diuntungkan?

Dan rakyat bertanya dalam diam: apakah kami akan ikut membayar, meski tak pernah naik?

Modernisasi Tanpa Demokratisasi?

Whoosh memang mencerminkan kemajuan teknologi, tetapi apakah kemajuan ini inklusif dan demokratis? Modernisasi seharusnya menyentuh semua lapisan masyarakat, bukan hanya menjadi etalase kebanggaan nasional. Transportasi publik idealnya menjawab kebutuhan rakyat banyak, bukan sekadar proyek prestisius yang menambah utang.

Ketika kecepatan menabrak nurani, kita harus berani bertanya: ke mana arah rel pembangunan ini sebenarnya?

Tags: khasOpini
ShareTweetPin

Related Posts

PRABOWONOMICS: Jalan Pulang Negara kepada Rakyat

by Redaksi
26/07/2026
0

...

Gejolak Republik yang Menggelitik: SDA Dikuasai Oligarki, Gerakan Terbelah, dan Konflik Diproduksi Algoritma

by Redaksi
20/06/2026
0

...

GKB NU: Pemimpin Baru dengan Tantangan Baru

by Redaksi
17/06/2026
0

...

Pledoi untuk Seorang Kawan: Membela Budiman dari Pinggiran Kota

by Redaksi
16/06/2026
0

...

Fenomena Cawe-cawe Politik di Siantar: Krisis Demokrasi Lokal dan Peran Rakyat

by Redaksi
10/06/2026
0

...

FASI XIII Sumut: Qur’ani, Kebangsaan, dan Jejak Kontribusi Lintas Agama dalam Peradaban Islam

by Redaksi
06/06/2026
0

...

Ketika Pintu Kompetisi Menyempit: Akar Rumput dan Kontestasi Ketua NU Simalungun

by Redaksi
20/05/2026
0

...

Musda KNPI Siantar Sudah Final, Legitimasi Kepemimpinan Adalah Arif Harahap

by Redaksi
16/05/2026
0

...

Musda KNPI, Krisis Demokrasi Lokal, dan Tanggung Jawab Sejarah

by Redaksi
12/05/2026
0

...

May Day, Dari Refleksi Jadi Sekedar Seremoni

by Redaksi
02/05/2026
0

...

Terkini...

Pemko Siantar Respons Cepat Masalah Kabut Asap Karhutla

18/10/2026

Wesly Minta Wakaf Produktif untuk UMKM Tidak Terhenti pada Aspek Bantuan Aset

18/10/2026

Kota Siantar Dapat Bantuan Bedah Rumah Tak Layak Huni Sebanyak 634 Unit

15/10/2026

SMA Negeri 2 Juarai Sepak Bola Antar Pelajar Piala Walikota Tahun 2026

15/10/2026

Walikota Siantar Raih Penghargaan sebagai Tokoh Toleransi

13/10/2026

Walikota Siantar Laksanakan Ekspos Manajemen Talenta di Kantor BKN

13/10/2026

Pemko Siantar Kembali Berikan Bantuan Alat Kesehatan bagi Lansia

13/10/2026

Pemko Siantar Gelar Bimtek Literasi Informasi untuk Pustakawan, Guru, dan Pegiat Literasi

30/09/2026

Pemko Siantar Gelar Edukasi Pasar Modal

30/09/2026

116 Pejabat Eselon Dilantik

30/09/2026
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Redaksi

© 2019 isiantar.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil

© 2019 isiantar.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In