Informasi Terpercaya
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Redaksi
Senin, Februari 16, 2026
  • Login
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil
No Result
View All Result
Informasi Terpercaya
No Result
View All Result

DAS Makin Rusak, DPRD Siantar Diminta Buktikan Eksistensi

by Redaksi
31/10/2019
in Peristiwa, Uncategorized, Utama
0
Tembok penahan tampak kembali dibangun di atas DAS persis diseberang tembok penahan yang sebelumnya sudah pernah ambruk karena terjadi longsoran, Rabu (24/10/2019).

Tembok penahan tampak kembali dibangun di atas DAS persis diseberang tembok penahan yang sebelumnya sudah pernah ambruk karena terjadi longsoran, Rabu (24/10/2019).

Share on FacebookShare on Twitter
Siantar — Daerah Aliran Sungai (DAS) di Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, di sejumlah titik, kondisinya semakin rusak. Sebagian besar kerusakan disinyalir disebabkan aktifitas bisnis properti perumahan.
Salah satu DAS yang mengalami kerusakan parah yakni yang berada di tepi Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Siantar Utara.
Di lokasi ini, sejak Maret lalu, oknum pengusaha secara terang-terangan telah membangun tembok penahan untuk mengkondisikan permukaan tanahnya supaya rata. Dikabarkan, setelah tanah di DAS ini rata dengan hamparan disampingnya,  selanjutnya akan dijual dalam bentuk tanah kaplingan.
Tembok penahan ini pertama kali dibangun pada bulan Maret lalu. Namun saat itu tembok langsung roboh tak berapa lama usai dibangun, akibat terjadi longsor. Dan di bulan Oktober ini tembok tersebut terpantau telah kembali dibangun.
Kondisi DAS di tepi Jalan Sisingamangaraja pada tanggal 2 Februari 2019.
Kondisi DAS Bah Kaitan, Kelurahan Sumber Jaya, pada tanggal 24 Oktober 2019.
Sejumlah masyarakat yang peduli akan kelestarian lingkungan menyesalkan pembiaran pemko terhadap aktifitas pembangunan tembok tersebut. Apalagi aktifitas itu berada di lokasi terbuka yang terpampang secara langsung ke mata publik. Sebab pembangunan itu diyakini melanggar sejumlah aturan khususnya UU nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang, PP nomor 38 tahun 2011 tentang Sungai, dan Peraturan Daerah Kota Pematangsiantar nomor 1 tahun 2013 tentang Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW).
Selain di Jalan Sisingamangaraja, kerusakan DAS yang parah juga terpantau terjadi pada DAS Bah Kaitan di desa Sumber Jaya (Simpang Kerang ke dalam), Kecamatan Siantar Martoba. Di lokasi ini DAS Bah Kaitan yang dulunya hijau dan rimbun, kini sudah dibangun juga tembok penahan.
Tembok penahan yang sekarang terbangun di lokasi DAS ini, adalah juga tembok penahan yang beberapa waktu lalu juga sudah pernah hancur karena longsor. Sementara di sekitar lokasi telah berdiri kompleks perumahan dengan jumlah rumah ratusan unit.  Yang beberapa diantara rumah tersebut — termasuk satu jalur jalan kompleks — disinyalir dibangun di kawasan DAS.
Meski telah diberapa kali disorot publik, pemko yang kini dibawah kepemimpinan Hefriansyah dan Togar Sitorus belum menunjukkan sikap acuh terhadap persoalan serius ini. Sementara pantauan teranyar isiantar.com, Kamis (24/10) lalu, aktifitas di DAS yang telah rusak ini masih terus berlangsung. Bahkan, seorang pekerja pembangun perumahan terlihat membuang tanah bekas galian langsung ke DAS.
Longsoran material tembok penahan yang dibangun oknum pebisnis perumahan ke dalam Sungai Bah Kaitan, pada Januari 2019.
http://isiantar.com/wp-content/uploads/2019/10/Untitled-11_360p_1.mp4
Selain di kedua lokasi ini pembangunan kompleks-kompleks perumahan yang merusak atau bahkan berada langsung di DAS juga terpantau di beberapa lokasi lainnya.
Sementara karena pemko dinilai memilih tutup mata atau belum berani ambil tindakan, maka masyarakat berharap DPRD Pematangsiantar sebagai wakil rakyat yang telah dilantik beberapa waktu lalu untuk membuktikan keberadaannya, dengan segera menyikapi persoalan serius yang berhubungan dengan kelangsungan hidup generasi mendatang ini. [nda]

Baca juga:

Turun Hujan, Sejumlah Badan Jalan Tergenang

Debit Air di Umbul PDAM Tirtauli Turun Drastis

Tags: Kerusakan DASPelestarian LingkunganPenegakan Perda
Share26TweetPin

Related Posts

Pemko Siantar Tinjau Sejumlah Bangunan yang Langgar Aturan

by Redaksi
30/01/2026
0

...

Kelurahan Bah Sorma Masuk Nominasi Tahap Evaluasi Lomba LBS Tingkat Provinsi

by Redaksi
07/11/2025
0

...

Antara TPL, Masyarakat Toba yang terluka dalam perspektif Maqashid Syariah

by Redaksi
31/10/2025
0

...

Seorang karyawan tampak baru keluar dari kompleks PT Pabrik Es Siantar. (isiantar/nda)

Pabrik Es Siantar Diduga Buang Limbah Sembarangan, DPRD Minta Dedy Tunasto Bersikap

by Redaksi
21/09/2025
0

...

Ikut Lomba Mancing, Walikota Siantar Strike!

by Redaksi
16/08/2025
0

...

Debit Air Perumda Tirta Uli Menurun Akibat Kemarau

by Redaksi
10/07/2025
0

...

Tebar Benih Ikan di Dua Sungai, Pemko Siantar Imbau Warga Jaga Lingkungan

by Redaksi
21/05/2025
0

...

RHS – AZI Ngikut Berani Paku Pohon

by Redaksi
16/10/2024
0

...

Plt. Dirut Perumda Tirta Uli, Arianto ST, MT, bersama Dirtek Perumda Tirta Uli, Arianto ST, melakukan penanaman pohon pada momen peringatan Hari Air Sedunia, Sabtu (18/5/2024).

Hari Air Sedunia, Tirta Uli bersama USAID IUWASH Tangguh Tanam Pohon di Waduk Simarimbun

by Redaksi
20/05/2024
0

...

Susanti Dewayani Patut Evaluasi Semua Camat

by Redaksi
01/03/2024
0

...

Terkini...

Pemko Siantar Beri Bantuan ke Puluhan Keluarga Korban Puting Beliung

15/02/2026
Prosesi penyerahan Hasil Pembahasan Panitia Khusus DPRD Siantar, oleh ketua Pansus, Tongam Pangaribuan, kepada Pimpinan DPRD, Daud Simanjuntak, hanya menggunakan pencahayaan dari telepon genggam, Jumat (13/2/2026).

Main Gelap, Pansus DPRD Siantar Disinyalir Bekerja Secara Menyimpang

13/02/2026

Ketua PKK Kota Siantar Hadiri Pendalaman Alkitab dan Pengajian

13/02/2026

Jaga Kestabilan Harga Jelang Ramadhan, Pemko Siantar Gelar Pasar Murah

13/02/2026
Deretan sofa yang masih bagus yang pernah ada di ruang Pimpinan DPRD Siantar, yang kini sudah tidak kelihatan lagi. (isiantar/nda)

Tiga Pimpinan DPRD Siantar Dikabarkan Diperiksa terkait Dugaan Penyelewengan Aset Rumah Dinas

13/02/2026

Permudah Kinerja Damkar, Perumda Tirta Uli Pasang Hydrant di Sejumlah Titik Strategis

05/02/2026

Walikota Siantar Hadiri Pemberian Bansos kepada Warga Tionghoa

05/02/2026

Perbaikan Pipa Pecah di Tiga Titik, Layanan Air Terganggu Sementara

05/02/2026

Beri Dukungan, Liswati Kunjungi Sejumlah UMKM

05/02/2026

Walikota Hadiri Serah Terima Program Kemaslahatan Badan Pengelola Keuangan Haji Tahun 2025

31/01/2026
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Redaksi

© 2019 isiantar.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil

© 2019 isiantar.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In