Siantar — Cuaca panas dan kemarau yang melanda Siantar – Simalungun beberapa pekan belakangan menyebabkan debit air menurun. Ketinggian air di umbul-umbul penampungan, tampak menurun hingga beberapa sentimeter.
Namun demikian, perusahaan kebanggaan masyarakat Siantar ini tetap memaksimalkan distribusi air kepada para pelanggan.
Humas Perumda Tirta Uli, Dorlim Pasaribu, mengatakan fenomena alam seperti ini memang sering terjadi di pertengahan tahun. Maka ia mengimbau agar pelanggan mengisi bak-bak penampungan di rumah masing-masing, di saat aliran air sedang normal.
“Kondisi ini sebenarnya rutin terjadi setiap tahun, tetapi tahun ini sangat mempengaruhi terhadap debit air di tiap-tiap sumber mata air. Kami terus memantau dan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk antisipasi jangka panjang,” ujar Dorlim.
Atas nama manajemen Perumda Tirta Uli, Dorlim juga menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan atas kondisi ini. Pihaknya berharap masyarakat dapat memahami kondisi ini, dan memastikan normalisasi debit akan terjadi seiring peralihan musim. (PR/nda)




















