Informasi Terpercaya
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Redaksi
Minggu, Oktober 4, 2026
  • Login
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil
No Result
View All Result
Informasi Terpercaya
No Result
View All Result

Anjing dan Kasta [Pada Sebuah Status]

by Redaksi
03/03/2019
in Opini, Utama
0
Cute dog.

Cute dog.

Share on FacebookShare on Twitter

Aku pernah punya anjing, kuanggap sodara. Sekarang aku sedang punya kucing, kuanggap adik. Tetapi bersikap berapi-api melarang orang-orang memakan kedua jenis binatang itu dengan dalih-yang-dibangun dari landasan bahwa kita adalah pecinta anjing pun kucing, adalah hal yang konyol kurasa.

Bagiku, kalau kamu berapi-api melakukan itu, kamu cuma sedang terjebak pada “level”. Ya, level, semacam isyarat bahwa mungkin tingkat kesejahteraanmu mulai masuk ke tahap oke.

Dalam konstruksi cara berpikir yang dibangun oleh peradaban yang sedang kamu hinggapi, entah kamu sadar entah tidak, setelah sandang panganmu mulai aman-nyaman, kamu akan digiring untuk mencintai hal-hal baru — yang sekaligus bisa membuat kesan (citra)mu akan naik level tentunya.

Nanti, setelah anjing dan kucing, jika tren monetermu menunjukkan grafik menaik, kamu akan menjadi pecinta binatang yang lain lagi. Jadi pecinta jenis binatang lain yang sekaligus akan menunjukkan levelmu/kesejahteraanmu sudah naik kelas lagi. Mungkin kamu akan menjadi pecinta binatang ular dengan menumbalkan kata eksotis. Lalu, nanti naik lagi, bisa ke buaya, singa, atau apalah.

Begitulah. Maksudku, mencintai sesuatu tidak harus membuat orang lain merasa berdosa. Orang-orang di sawah yang jauh dari laut masih menjerat burung untuk dimakan. Apa kabar pecinta burung? Kadang mereka menangkap belut. Uh, betapa rendah kastamu belut. Yang jauh di pedalaman harus beternak dan terkadang terpaksa menyantap salah satu anjingnya.

Dan ikan. Mungkin perspektif tulisan ini salah. Tapi bagaimana pula bila nanti sains menemukan bahwa ikan juga punya hati punya rasa. Punya niat untuk merawat dan melindungi anak-anaknya. Atau jangan-jangan temuan sains itu sudah ada hanya kamu malas saja membaca. Atau bagaimana jika ternyata ada diantara kita yang bisa “berbicara” dengan ikan tapi dia tidak pernah mengaku karna khawatir kamu anggap gila.

Dan, eh, kenapa kamu tidak mencintai semuanya saja?

****

 

(Penulis adalah warga Siantar pemilik akun Facebook Obeiyel Gabjriel)


Baca juga:

Binatang Ini Berlari Selamatkan Pria yang Tenggelam

Tags: Hewan LucuManajemen PikiranOpiniUnikvideo
Share5TweetPin

Related Posts

PRABOWONOMICS: Jalan Pulang Negara kepada Rakyat

by Redaksi
26/07/2026
0

...

Gejolak Republik yang Menggelitik: SDA Dikuasai Oligarki, Gerakan Terbelah, dan Konflik Diproduksi Algoritma

by Redaksi
20/06/2026
0

...

GKB NU: Pemimpin Baru dengan Tantangan Baru

by Redaksi
17/06/2026
0

...

Pledoi untuk Seorang Kawan: Membela Budiman dari Pinggiran Kota

by Redaksi
16/06/2026
0

...

Fenomena Cawe-cawe Politik di Siantar: Krisis Demokrasi Lokal dan Peran Rakyat

by Redaksi
10/06/2026
0

...

FASI XIII Sumut: Qur’ani, Kebangsaan, dan Jejak Kontribusi Lintas Agama dalam Peradaban Islam

by Redaksi
06/06/2026
0

...

Ketika Pintu Kompetisi Menyempit: Akar Rumput dan Kontestasi Ketua NU Simalungun

by Redaksi
20/05/2026
0

...

Musda KNPI Siantar Sudah Final, Legitimasi Kepemimpinan Adalah Arif Harahap

by Redaksi
16/05/2026
0

...

Musda KNPI, Krisis Demokrasi Lokal, dan Tanggung Jawab Sejarah

by Redaksi
12/05/2026
0

...

May Day, Dari Refleksi Jadi Sekedar Seremoni

by Redaksi
02/05/2026
0

...

Terkini...

Pemko Siantar Gelar Bimtek Literasi Informasi untuk Pustakawan, Guru, dan Pegiat Literasi

30/09/2026

Pemko Siantar Gelar Edukasi Pasar Modal

30/09/2026

116 Pejabat Eselon Dilantik

30/09/2026

Ketua PKK Siantar Hadiri Pameran Kerajinan Nusantara di Jakarta

30/09/2026

Wesly Silalahi Terima Penghargaan sebagai Tokoh Toleransi

30/09/2026
Ilustrasi kerusakan pipa.

Sumur di Rakutta Sembiring Alami Kerusakan, Aliran Air Terganggu Sementara

30/09/2026

Pipa Pecah di Simpang Panei Telah Diperbaiki, Aliran Air Kembali Normal

30/09/2026

Perumda Tirta Uli Perbaiki Belasan Pipa yang Pecah Akibat Tiang Wifi

30/09/2026

TP PKK Siantar Sambut Kunjungan Tim Evaluasi Lomba Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

29/09/2026

Walikota Hadiri Penutupan Pendidikan Pertama Tamtama TNI AD Gelombang II TA 2026 Rindam I/Bukit Barisan

29/09/2026
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Redaksi

© 2019 isiantar.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil

© 2019 isiantar.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In