Siantar — Dua pelajar Kota Pematangsiantar, Glessias Amadeus Damanik dan Aurellia Elisabet Juniarta Nababan, terpilih untuk mengikuti seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Tahun 2026.
Glessias merupakan siswa SMA Negeri 4, sedangkan Aurellia siswi SMA Negeri 1.
Prosesi pemberangkatan terhadap kedua pelajar ini, dilakukan di Balaikota, oleh Walikota Wesly Silalahi yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Junaedi Sitanggang, pada Senin (18/5/2026).
Dalam pesannya usai mengucapkan selamat kepada keduanya, Junaedi meminta agar Glessias dan Aurellia bersemangat saat mengikuti seleksi di Medan nanti. Dan, apapun hasilnya, mereka berdua harus siap menerimanya.
“Saya ucapkan selamat terpilih kepada dua pemuda dan pemudi kita yang akan mewakili Kota Pematangsiantar. Semoga memberikan yang terbaik nantinya pada seleksi Tingkat Provinsi Sumut,” kata Junaedi, dan lalu meminta keduanya untuk tetap menjaga nama baik Kota Pematangsiantar, nama sekolah, dan orang tua.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Pematangsiantar, Ir Ali Akbar, dalam laporannya di prosesi pemberangkatan ini menyampaikan, Glessias dan Aurellia akan ikut seleksi Paskibraka tingkat Provinsi Sumut yang akan berlangsung pada 19 Mei 2026, di Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sumut, Kota Medan.
“Jika terpilih, akan dikirim ke tingkat pusat untuk mengikuti seleksi sebagai peserta Paskibraka Nasional mewakili Provinsi Sumut. Serta akan dibina oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP),” terang Ali.
Adapun Glessias dan Aurellia merupakan peserta hasil seleksi Calon Paskibraka Tingkat Kota Pematangsiantar yang diselenggarakan 30 Maret-18 April 2026 lalu.
Ikut hadir dalam pemberangkatan ini Sekretaris Badan Kesbangpol Rina Santaria Purba, Kepala Bidang Bina Ideologi Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa Jansarden Damanik, Analis Kebijakan Ahli Muda Badan Kesbangpol Dermawan Siallagan, serta pelatih Paskibraka dari Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar Patar Kolin Siahaan. (PR/nda)




















