Informasi Terpercaya
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Redaksi
Kamis, Agustus 13, 2026
  • Login
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil
No Result
View All Result
Informasi Terpercaya
No Result
View All Result

140 perawat di RSUD Djasamen Saragih tak digaji selama belasan tahun

by Redaksi
24/08/2017
in Fokus, Peristiwa, Utama
0
Puluhan perawat RSUD Djasamen Saragih datangi Komisi I DPRD Siantar, Selasa (22/8/2017).

Puluhan perawat RSUD Djasamen Saragih datangi Komisi I DPRD Siantar, Selasa (22/8/2017).

Share on FacebookShare on Twitter

isiantar.com – Sebanyak 140 tenaga perawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Djasamen Saragih Kota  Pematangsiantar, Sumatera Utara, tidak pernah diberi gaji sejak bekerja di rumah sakit tersebut.

Terkuaknya informasi itu berawal dari kunjungan puluhan orang berseragam putih-putih yang mengaku sebagai bagian dari total 140 orang perawat RSUD Djasamen Saragih yang tak pernah digaji, ke ruangan Komisi I DPRD Pematangsiantar, Selasa pagi (22/8/2017).

Kepada dua orang anggota Komisi I yang menerima kunjungan mereka, Tongam Pangaribuan dan Umar Silalahi, para perawat ini menjelaskan, bahwa sejak awal bekerja di RSUD Djasamen Saragih status mereka memang hanyalah sebagai pekerja magang.

Namun, mengingat masa kerja mereka sudah cukup lama, bahkan ada diantaranya yang sudah bekerja selama 12 tahun, mereka merasa ada ketidakadilan dengan status magang tersebut dan merasa patut untuk ‘curhat’ kepada DPRD.

Kedatangan puluhan perawat ini turut didampingi oleh dua orang aktivis Serikat Buruh Solidaritas Indonesia (SBSI Solidaritas) Ramlan Sinaga, dan Rindu Marpaung.

Rindu Marpaung menuturkan, ada kejanggalan dengan status magang para perawat sebab mereka diangkat dengan Surat Keputusan (SK) yang ditandatangani oleh Direktur Utama. Menurutnya, SK seharusnya berimplikasi pada adanya honorarium tetap yang diberikan kepada para perawat.

Selanjutnya, baik Rindu maupun Ramlan Sinaga, mengaku menemukan indikasi perbuatan manipulatif dalam SK tersebut. Sebab ditemukan adanya pertentangan atau kontradiksi antar poin-poin yang ada pada konsideran di SK tersebut.

Hal-hal lain yang terungkap dalam pertemuan dengan dua orang anggota Komisi I itu ialah, hampir keseluruhan dari total 140 perawat itu berlatar belakang pendidikan S1 Perawat atau Kebidanan. Masa kerja mereka variatif dan yang terbaru adalah dua tahun.

Satu-satunya upah yang kadang mereka terima hanyalah pembagian jasa medis yang nilainya jauh lebih kecil dari yang diterima pekerja honorer. Dan itupun tidak pasti. Namun para perawat ini tidak mengungkap berapa nilai nominal dari jasa medis dimaksud.

Sebagai kesimpulan dari Komisi I, Tongam dan Umar mengatakan akan menindaklanjuti informasi dari para perawat tersebut dengan memanggil instansi-instansi terkait untuk dimintai keterangannya. Namun sebelumnya mereka meminta berkas-berkas yang dibutuhkan seperti  salinan SK yang dimiliki para perawat itu. [nda]

Tags: Komisi I DPRD SiantarPerawat Tak DigajiRamlan SinagaRIndu MarpaungRSUD Djasamen SaragihSBSI Solidaritas Kota SiantarTongam PangaribuanUmar Marpaung
Share79TweetPin

Related Posts

Prospek Wisata Kota Siantar Mulai Dibahas Lagi, IWO Siantar Gelar Diskusi

by Redaksi
28/06/2026
0

...

Rumah Sakit Umum Siantar Kini Bisa Obati Batu Ginjal Tanpa Bedah

by Redaksi
30/04/2026
0

...

Minta Tambah Waktu Tanpa Singgung Rumah Timbul Lingga, Pansus DPRD Siantar Dinilai Bak Dagelan

by Redaksi
19/02/2026
0

...

Prosesi penyerahan Hasil Pembahasan Panitia Khusus DPRD Siantar, oleh ketua Pansus, Tongam Pangaribuan, kepada Pimpinan DPRD, Daud Simanjuntak, hanya menggunakan pencahayaan dari telepon genggam, Jumat (13/2/2026).

Main Gelap, Pansus DPRD Siantar Disinyalir Bekerja Secara Menyimpang

by Redaksi
13/02/2026
0

...

Aroma Busuk Rekomendasi Tiang Provider oleh PUTR, Komisi III Minta Dihentikan

by Redaksi
19/07/2025
0

...

Hingga Juni, Tercatat 88 Perempuan Warga Siantar Ikut Layanan KB MOW

by Redaksi
19/06/2025
0

...

Wesly Perintahkan agar Pelayanan RSUD Djasamen Saragih Dioptimalkan

by Redaksi
22/03/2025
0

...

Satpol PP Siantar Ratakan Kuburan Mr X di Jalan Vihara

by Redaksi
19/12/2024
0

...

Walikota Siantar Sambut Kunjungan Tim Penilai LAM-PTKes

by Redaksi
09/08/2024
0

...

Walikota dan Kapolres Siantar Tinjau Ruang Rehabilitasi Pengguna Narkoba

by Redaksi
02/06/2024
0

...

Terkini...

Pelakor Makin Marak di Siantar, Begini Tanggapan Pemko

12/08/2026

Kontrak 30 Tahun Pengelolaan Taman Hewan Siantar Berakhir

08/08/2026

Manajerial Pemko Siantar: Puluhan Tahun Agendakan Nambah Lahan 573 Hektar, yang Terjadi Malah Hilang 405 Hektar

07/08/2026
Tampak keberadaan para pedagang di atas trotoar Jalan Jendral Sudirman. Trotoar yang luas yang dulunya dibangun untuk menegaskan estetika dan tempat jogging bagi masyarakat Siantar, meski fungsi utamanya adalah untuk pejalan kaki. (isiantar/nda)

Citra Siantar akan Berubah, Pedagang di Trotoar Pusat Kota akan Dilegalkan

06/08/2026

Gerakan 2.000 Pohon GAMKI Dimulai dari Siantar Timur

04/08/2026

Pecat Tiga Relawan Perempuan, Kepala SPPG Siantar Marihat Minta Maaf ke Wartawan

03/08/2026

Walikota Diwakili Sekda Jenguk Korban Longsor di Siantar

31/07/2026

Longsor di Siantar, 8 Orang Korban Luka-luka

31/07/2026

Pelatihan Calon Manajer Kopdes Berakhir

31/07/2026

Walikota Siantar Ajak Pengurus IDI Siantar – Simalungun Berkolaborasi Tingkatkan Layanan Kesehatan

31/07/2026
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Redaksi

© 2019 isiantar.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil

© 2019 isiantar.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In