isiantar.com — Pipa distribusi PDAM Tirtauli yang berada di Jalan Lumban Buntu, Kampung Jeruk, Nagori Laras II, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, patah akibat tertimpa tanah longsor pada Rabu (21/8/2019). Hal ini mengakibatkan pelayanan air bersih ke nagori tersebut terganggu untuk sementara.
Pantauan di lokasi, peristiwa tanah longsor terjadi akibat tingginya curah hujan selama dua hari belakangan. Dan longsoran tanah yang juga menimpa pipa distribusi milik PDAM Tirtauli telah mengakibatkan pipa berukuran 150mm tersebut patah.
PDAM Tirtauli melalui jajaran Teknik Cabang I Perumnas hingga Rabu sore terpantau masih melakukan perbaikan agar air dapat mengalir normal kembali seperti sebelumnya. Dan manajemen PDAM Tirtauli memohon maaf atas ketidaknyamanan yang disebabkan kejadian ini khususnya kepada pelanggan di daerah sekitar Jalan Lumban Buntu.
Sementara itu, untuk meminimalisir dampak dari peristiwa ini, manajemen PDAM Tirtauli telah mengoperasikan layanan mobil tangki gratis ke pelanggan-pelanggan di daerah tersebut. Dan bagi pelanggan yang terdampak juga dapat menghubungi langsung nomor call center 0622-24017 atau 08116064448, apabila membutuhkan layanan mobil tangki gratis tersebut.
Puluhan Rumah Terancam Longsor
Pantauan reporter isiantar.com di lokasi, hujan deras dua hari belakangan ternyata tak sekedar membuat pipa distribusi milik PDAM patah, sebab hal tersebut juga ternyata menyebabkan belasan rumah di nagori yang ini berada dalam posisi terancam bencana longsor.
Belasan rumah dimaksud yakni yang berada di sekitar tepi jalur irigasi di Dusun Sidomakmur.
Menurut warga, setiap kali hujan deras, air di parit irigasi tersebut akan meluap dan membuat parit tersebut terlihat seperti sungai. Debit air yang tinggi turut menggerus tanah hingga ke pondasi rumah warga.
Hal itu membuat warga kerap ketakutan setiap kali hujan. Mereka mencoba mengatasinya dengan membuat benteng dari karung-karung berisi pasir, namun upaya itu ternyata tidak berdampak maksimal. Warga berharap Pemkab Simalungun mau mencarikan solusinya. [nda]
Baca juga:
Bupati Simalungun Diminta Tinjau Jalan Rusak di Rambung Merah




















