Siantar — Camat Siantar Barat, Ari Sembiring, bersama-sama dengan Kapolsek Siantar Barat, Danramil 04 Siantar Barat, Lurah se-Kecamatan Siantar Barat, dan Satpol PP, menggelar Razia Yustisi Pelaksanaan 3M di seputaran Lapangan Merdeka (Taman Bunga) dan Lapangan Adam Malik, Jumat (12/3) sore.
Kebanyakan yang didapati razia ini adalah anak-anak baru gede (ABG), yang dari posturnya, terlihat masih berusia antara 13 sampai 17 tahun. Bahkan ada beberapa yang mengaku masih duduk di bangku SD.
Mereka yang didapati tidak memakai masker dikenakan beragam konsekuensi. Ada yang disuruh squat jump, disuruh nyanyi lagu kebangsaan, menyanyikan lagu kesukaan, sembari difoto. Setelah itu, mereka kembali difoto sambil memegang poster bertulis Saya Malu Sebagai Warga Siantar Tidak Memakai Masker, yang sudah disiapkan sebelumnya. Lalu, diakhiri dengan dinasihati agar selalu memakai masker, sembari masing-masing diberi satu buah masker.
Mereka yang didapati tidak memakai masker ini tampak tidak terbeban melakukan hal-hal yang diminta kepada mereka. Dan setelah itu, mereka kembali ke aktifitas sebelumnya.


Dapat Suguhan Joget Tiktok Goyang Pinggul
Sebuah adegan menarik tejadi saat tim razia masuk ke Balai Bolon Lapangan Adam Malik.
Di tempat ini, tim memanggil belasan ABG perempuan yang sedang berkerumun di tepi Jalan MH Sitorus dekat pintu masuk Balai Bolon. Dengan ringan kaki, berbalut sumringah, para ABG ini langsung masuk menuruti panggilan tersebut, dan langsung berbaris di hadapan Camat.
Ditanya Camat, mengapa belakangan mereka sering terlihat di tempat itu, mereka serentak berseru: “Bikin Tiktok, Pak..,” diikuti suara tawa nyaring mereka. Dan, saat dilanjut dengan pertanyaan seperti apa video Tiktok yang mereka maksud, dengan spontan para ABG ini langsung berjoget goyang pinggul di hadapan Camat.

Para ABG ini terlihat ceria. Selayaknya di usia yang mencari jati diri. Mereka pun terlihat berupaya tetap santun dalam mengekspresikan diri — selaras atmosfir kehidupan yang disajikan untuk generasi mereka saat ini. [nda]
Baca juga:
Dana Covid Terpakai Cuma 51 Persen, Sisanya akan Dikembalikan?
Kerumunan Dibubarkan, Bazar Diizinkan: Kemampuan Berlogika Orang Siantar Diuji





















