Informasi Terpercaya
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Redaksi
Minggu, Juli 19, 2026
  • Login
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil
No Result
View All Result
Informasi Terpercaya
No Result
View All Result

Longsor di Kota Wisata Parapat Hingga Pengeroyokan Wartawan di Siantar

by Redaksi
14/01/2019
in Hukum
0
Try Aditya terbaring di rumah sakit saat dijenguk rekan-rekan wartawan, Sabtu malam (12/1/2019). (isiantar/nda).

Try Aditya terbaring di rumah sakit saat dijenguk rekan-rekan wartawan, Sabtu malam (12/1/2019). (isiantar/nda).

Share on FacebookShare on Twitter

isiantar.com — Bencana longsor di Jembatan Sidua-dua, Parapat, Kabupaten Simalungun, tidak hanya memberi dampak sementara pun jangka panjang bagi perekonomian masyarakat dan masa depan industri pariwisata Danau Toba dan sekitarnya, bencana itu juga diduga jadi penyebab terjadinya aksi pengeroyokan terhadap seorang wartawan yang berusaha menginvestigasi penyebab terjadinya bencana tersebut.

Try Aditya, seorang wartawan di Kota Pematangsiantar, dianianya sejumlah orang pada Sabtu sore (12/1/2019), di Jalan Kartini, Kelurahan Timbang Galung, Kecamatan Siantar Barat.

Akibat penganiayaan itu bagian belakang kepala korban mengalami luka sayat, bagian belakang telinga bengkak dan luka memar, sementara wajahnya lebam-lebam dan ada luka gores memanjang.

Tri Aditya yang ditemui di RS Rasyida sekitar dua jam pasca penganiayaan, mengatakan, ia menduga kuat penganiayaan itu dilakukan orang-orang suruhan pihak yang tidak menyukai liputan investigasinya soal penyebab longsor di bukit sebelahnya Jembatan Sidua-dua yang dia sajikan di media online tempatnya bekerja.

Investigasi yang disajikannya itu disebutnya menemukan indikasi adanya aktivitas ilegal loging yang menyebabkan terjadinya bencana longsor tersebut, yang hingga mengerucut pada sebuah nama berinisial LS, yakni seorang pengusaha berdomisili di Pematangsiantar yang diduga sebagai pelaku ilegal loging tersebut.

Beberapa menit sebelum  penganiayaan terhadap dia terjadi, kata Try, dia ditelepon oleh  seseorang berinisial AS yang merupakan menantu LS. Di telepon AS menanyakan lokasi keberadaan Try dan dijawab kalau dia sedang berada di Jalan Asahan dalam perjalanan menuju Hugo’s Cafe.  Mereka pun lalu sepakat untuk bertemu di Hugo’s Cafe.

Tiba di Hugo’s Cafe, Try belum menemukan AS disana. Lalu dia menelepon AS memberitahu jika dirinya sudah sampai di lokasi tersebut. As dikatakannya hanya mengiyakan saja dan mengaku sedang ada pekerjaan.

Sekitar 10 menit kemudian, di depan cafe tersebut segerombolan orang turun dari dari sebuah mobil pick-up yang bermotif loreng milik salah satu OKP. Seorang diantara mereka langsung mendekati dan berkata kepada Try bahwa mereka tidak suka dengan berita yang dimuat Try di medianya, dan langsung memukul Try.

Seluruh gerombolan tersebut langsung ikut memukuli Try secara membabi buta. Ia juga melihat seseorang yang menggenggam pisau cutter dan berupaya menyayatnya. “belakang kepalaku ini luka kena pisau (cutter),” kata Try saat ditemui di RS Rasyida, dengan kondisi sebelahnya matanya bengkak dan biram.

Setelah dari RS Rasyida, sekitar Pukul 20.00 WIB sejumlah rekan wartawan mendampingi Try ke RSUD Djasamen Saragih until visum dan langsung membuat laporan pengaduan ke Polres Pematangsiantar.

SaLing: Penganiayaan Wartawan dan Perambahan Hutan adalah Kejahatan Serius

Penganiayaan yang dialami Try Aditya juga menjadi perhatian serius Sahabat Lingkungan (SaLing) yakni sebuah organisasi yang bergerak di bidang menjaga kelestarian lingkungan. SaLing mengutuk keras tindak penganiayaan tersebut dan mendesak polisi untuk segera melakukan penyelidikan dan menangkap seluruh pelakunya.

Aktivis SaLing, Agustian Tarigan.

Aktifis SaLing, Agustian Tarigan, yang mendatangi Polres Pematangsiantar pada malam saat Try membuat laporan pengaduan juga mengingatkan pemerintah untuk mengusut cepat dugaan perambahan hutan yang terjadi di kawasan hutan dan perbukitan sekitar Parapat.

Agus mengatakan, penganianyaan tersebut disinyalir dampak lanjutan dari bencana longsor yang diduga akibat aktifitas ilegal loging, yang longsor tersebut telah sangat merugikan rakyat dalam banyak aspek. Oleh karenanya, pemerintah juga didesak menyampaikan kepada masyarakat mengenai penyebab terjadinya longsor tersebut. Jika memang akibat ilegal loging, pemerintah didesak untuk segera menindak pelaku-pelakunya. [nda]

Tags: Cinta LingkunganKriminalPenganiayaan
ShareTweetPin

Related Posts

Kecam Pembunuhan di Taman Bunga, Inteligensia Kristen Beri Tuntutan ke Polres dan Pemko Siantar

by Redaksi
21/06/2026
0

...

Walikota Siantar Terima Penghargaan atas Komitmen Mendirikan Posbankum

by Redaksi
10/06/2026
0

...

Gedung PDAM Tirtauli di Jalan Porsea No. 2, Pematangsiantar.

Kepada Pansus LKPJ, Tirta Uli Sampaikan Telah Laksanakan Semua Rekomendasi Komisi II

by Redaksi
19/04/2026
0

...

(Tengah) Rektor Universitas HKBP Nomensen Pematangsiantar, Dr. Muktar B. Panjaitan, S.Pd., M.,Pd, didampingi para Wakil Rektor, Ketua Lembaga, Dekanat, Kepala Biro, dan Kepala Program Studi, saat menyampaikan konferensi pers tentang pemecatan salah seorang dosen. (isiantar/nda)

Selain Sembuhkan Trauma, Kampus akan Bimbing Mahasiswi Korban Dosen Cabul RP Selesaikan Tugas Akhirnya

by Redaksi
08/03/2026
0

...

Wesly Silalahi: Pemberantasan Narkoba Butuh Kesadaran Kolektif

by Redaksi
28/02/2026
0

...

Pernyataan Resmi Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar Terkait Dugaan Pelecehan Seksual

by Redaksi
26/02/2026
0

...

CCTV Lalu Lintas Diskominfo Siantar Terbukti Naikkan Level Pelayanan Publik

by Redaksi
24/02/2026
0

...

Walikota Kunjungi Difabel Korban Pengeroyokan

by Redaksi
30/01/2026
0

...

Aku lari ke hutan, rumah dibakar, kawanku dipukuli: Kesaksian Nenek Diduga Korban Kekerasan PT TPL

by Redaksi
23/09/2025
0

...

Pemko Serahkan Bantuan Alat Tes Urine kepada Polres Pematangsiantar

by Redaksi
25/06/2025
0

...

Terkini...

Rehabilitasi Mangrove Dimulai dari Masyarakat: Dialog di Sumatera Utara Perkuat Strategi Komunikasi untuk Ketahanan Wilayah Pesisir

17/07/2026

Ada 1.000 Loker pada Job Fair yang Akan Digelar Pemko Siantar

17/07/2026

Wesly Buka Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah di SD Negeri Jalan Sudirman

17/07/2026

Walikota Siantar Hadiri Rakor Asistensi dan Monitoring Penggunaan Tambahan Dana TKD

17/07/2026

Budiman Tanjung Dilantik Menjadi Dirtek Perumda Tirta Uli

30/06/2026

PKK Kota Siantar Beri Tali Asih kepada Kader yang Terdampak Kebakaran Pajak Parluasan

29/06/2026

Wesly Silalahi Terima Penghargaan Tokoh Toleransi di Sumut

29/06/2026

Pemko Lakukan Proses Perobohan untuk Pembangunan Kembali Kios Parluasan

29/06/2026

Pemko Siantar Salurkan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau kepada Warga Penerima Manfaat

28/06/2026

Prospek Wisata Kota Siantar Mulai Dibahas Lagi, IWO Siantar Gelar Diskusi

28/06/2026
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Redaksi

© 2019 isiantar.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil

© 2019 isiantar.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In