Siantar — KPU Pematangsiantar menyatakan seluruh berkas pendaftaran bakal pasangan calon (Bapaslon) Asner-Susanti, lengkap dan memenuhi syarat.
“Satu, untuk persyaratan pencalonan, kelengkapannya lengkap, keabsahannya memenuhi syarat. Dua, untuk persyaratan calon, kelengkapannya dinyatakan lengkap.
Berdasarkan hasil penelitian sebagaimana tersebut, pendaftaran bakal pasangan calon diterima.” Demikian kata KPU Siantar, Daniel Sibarani, hasil penelitian terhadap berkas pendaftaran pasangan PASTI, yang langsung disambut tepuk tangan meriah simpatisan yang hadir ke pendaftaran tersebut.
Asner yang dipersilakan menyampaikan sepatah-dua kata usai berkasnya dinyatakan lengkap, tampak terharu dan mengaku kehilangan kata-kata untuk mengekpresikan terimakasihnya ke seluruh parpol dan simpatisan atas kepercayaan yang telah diberikan.
“Kita terus bersama-sama, karena saya juga berpikir, kita harus bersama-sama untuk membangun Siantar ini, dan Siantar harus kita bangun bersama-sama. Sekali lagi, saya ucapkan ribuan terimakasih,” kata Asner.
Asner juga berterimakasih kepada penyelenggara yang telah meneliti berkas pendaftarannya dengan seksama, “Kepada KPU dan Bawaslu yang sudah begitu bekerja dengan teliti, seksama, agar pemeriksaan berkas ini tidak ada celah untuk diubah, terimakasih.”
Proses penerimaan pendaftaran Bapaslon ini digelar KPU Pematangsiantar di Gedung Dharma Wanita, yang berada persis Gedung KPU Pematangsiantar, Jalan Porsea, Jumat (4/9).
Usai pendaftarannya diterima, Asner bersama seluruh ketua dan sekretaris delapan parpol pendukung, dan juga simpatisan, bergerak ke kekediaman Asner dimana telah dipersiapkan acara syukuran yang langsung disambut dengan totor sombah Simalungun.
Di tempat ini, dalam sesi wawancara dengan wartawan, Asner bersama Susanti mengatakan bahwa infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan, akan menjadi sektor prioritas bila kelak dipercaya menjadi walikota dan wakil walikota.
“Saya yakin ini semua rencana Tuhan dan Tuhan berkehendak kami menjadi calon tunggal. Ini adalah amanah yang luar biasa dan harus dipertanggungjawabkan. Kami bercita-cita membuat Siantar lebih baik dan kami ingin Siantar jadi kota penyangga destinasi wisata Danau Toba.
Cita-cita kami meningkatkan perbaikan infrastruktur, kesehatan, pendidikan, dan kami mengutamakan toleransi,” ungkapnya sembari juga berterimakasih kepada seluruh wartawan. [nda]
Baca juga:
Populasi Siantar Minus: antara Keberhasilan KB dan Ancaman Ekonomi




















