Informasi Terpercaya
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Redaksi
Senin, Juni 15, 2026
  • Login
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil
No Result
View All Result
Informasi Terpercaya
No Result
View All Result

Catatan Kecil dari Belakang Panggung Samosir Music International 2019

by Redaksi
31/08/2019
in Opini, Utama
0
Bupati Samosir Rapidin Simbolon di Panggung SMI 2019 saat akan melempar jaket pemberian Jokowi ke kerumunan penonton, Sabtu malam (24/8/2019). (Foto: Dok. Cakapcakapsiantar)

Bupati Samosir Rapidin Simbolon di Panggung SMI 2019 saat akan melempar jaket pemberian Jokowi ke kerumunan penonton, Sabtu malam (24/8/2019). (Foto: Dok. Cakapcakapsiantar)

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Ganda Hutahaean *)

Jumlah penonton yang datang ke Samosir Music International 2019 di puncak acara 24 Agustus kemarin memenuhi seluruh ruang yang tersedia di amphiteater Tuktuk. Bahkan di ruang terbuka yang disebelahnya — tempat stan jajanan dan permainan dadakan — juga sesak dengan kerumunan orang-orang.
Henry Manik yang menjadi salah seorang pionir konser ini harus diakui sudah berhasil. Ia hanya seorang sipil yang menggelar acara tersebut lewat cara “bergerilya”. Ia melakukannya didasari niat yang kini sering dilantunkan banyak pejabat pemerintah: untuk memajukan pariwisata kawasan Danau Toba menuju (atau kembali lagi menjadi?) kelas dunia.
Sebagai warga biasa, Henry sudah maksimal. Ia bekerja hanya dengan tim kecil. Tak punya fasilitas, jaringan, dan kemampuan pengalokasian dana seperti punya pemerintah. Henry pun beberapa kali menyampaikan terimakasih ke seluruh penonton dan ke siapapun yang dia anggap berkontribusi. Baik secara langsung ataupun melalui MC.
Di acara kemarin sejumlah figur pejabat juga mendapat kehormatan untuk tampil di atas panggung dengan ribuan penonton itu. Sebuah pencapaian yang luar biasa.
“Kenapa nggak Abang bikin jadi lebih besar kayak Java Jazz aja, Bang?” Demikian pertanyaan salah seorang warga diaspora Indonesia di Australia ke Henry, sewaktu ketemu ngopi pagi di lobby Samosir Cottages di sela acara tersebut.
Konser lagu Batak yang sudah digelar Henry dkk untuk kelima kalinya itu memang bukan sekadar konser-konseran, atau apalah namanya. Hampir seluruh artis yang tampil punya kompetensi kelas dunia baik dari sisi skill maupun performance.
Maka pertanyaan soal Java Jazz itu menarik. Dan mungkin Henry tak menyadari itu. Meski memang menurut saya Samosir Music International masih jauh dibanding Java Jazz, namun setidaknya embrio ke arah situ sudah terlihat. Setidaknya oleh warga diaspora tersebut, dan saya.
Embrio ini pula yang harapan saya turut dicermati pemerintah. Jumlah penonton konser ini setiap tahunnya terus meningkat, jumlah penampil dan kualitas acaranya juga, serta antusiasme dan apresiasi penonton. Maka itu, apakah tidak sebaiknya jika sarana pendukung untuk konser seperti ini juga ikut ditingkatkan?
Sarana maksud saya contohnya seperti membangun amphiteater yang lebih representatif. Menyediakan tempat parkir yang layak. Serta memastikan agar tak ada lagi kemacetan lalulintas.
Tentu saja termasuk didalamnya memastikan tak ada lagi pemadaman listrik saat acara berlangsung. Menyediakan lampu penerangan di jalan-jalan menuju tempat acara. Memastikan armada transportasi mencukupi dan beroperasi sesuai standar. Selain itu, juga harus sudah mampu pula memastikan tak ada lagi kejadian main serobot antrian, baik di pelabuhan atau dimanapun, dan oleh siapapun.
Dan sepertinya, maksudnya seandainya pun bukan karena telah adanya konser lagu Batak kelas dunia yang rutin yang berhasil dititi oleh Henry yang seorang warga biasa, saya pikir pembenahan untuk hal-hal itu memang perlu untuk sudah dilakukan. Mengapa, karena dari kemarin-kemarin kan kita katanya mau menuju kelas dunia. (*)
Penulis adalah warga Siantar yang sering berkunjung menikmati Danau Toba.

Baca juga: 
Sekedar Mengingatkan, Wisata Danau Toba Sudah Pernah Jaya
Meski Sudah Dikunjungi Jokowi, Parapat Masih Kalah sama PAS Timuran
Tags: ArtikelMusikOpiniSMI 2019Wisata
Share71TweetPin

Related Posts

Fenomena Cawe-cawe Politik di Siantar: Krisis Demokrasi Lokal dan Peran Rakyat

by Redaksi
10/06/2026
0

...

FASI XIII Sumut: Qur’ani, Kebangsaan, dan Jejak Kontribusi Lintas Agama dalam Peradaban Islam

by Redaksi
06/06/2026
0

...

Ketika Pintu Kompetisi Menyempit: Akar Rumput dan Kontestasi Ketua NU Simalungun

by Redaksi
20/05/2026
0

...

Musda KNPI Siantar Sudah Final, Legitimasi Kepemimpinan Adalah Arif Harahap

by Redaksi
16/05/2026
0

...

Musda KNPI, Krisis Demokrasi Lokal, dan Tanggung Jawab Sejarah

by Redaksi
12/05/2026
0

...

May Day, Dari Refleksi Jadi Sekedar Seremoni

by Redaksi
02/05/2026
0

...

Kementerian Agama Sebagai Penjaga Harmoni dan Moralitas Bangsa

by Redaksi
02/01/2026
0

...

Ternyata sejak Awal, Wesly khianati Rakyat Siantar

by Redaksi
30/12/2025
0

...

Refleksi Hari Guru Indonesia: Paradoks Pendidik

by Redaksi
25/11/2025
0

...

Pahlawan yang Hilang di “Negeri Korup”: Refleksi Hari Pahlawan dan Penistaan Nilai-Nilai Ketuhanan

by Redaksi
10/11/2025
0

...

Terkini...

Nobar Pesta Babi dan Menyoal Fungsi Gereja atas Penancapan 1800 Salib Merah

14/06/2026

Teratai Kembang Raih Juara Umum di Ajang O2SN Kota Siantar

13/06/2026

Walikota Siantar Terima Penghargaan atas Komitmen Mendirikan Posbankum

10/06/2026

Fenomena Cawe-cawe Politik di Siantar: Krisis Demokrasi Lokal dan Peran Rakyat

10/06/2026

Laba Terus Meningkat, Perumda Tirta Uli Serahkan Dividen Rp 1,3 M kepada Pemko

09/06/2026

Walikota Siantar Temu Ramah dengan Pengurus Pusat Gereja Pentakosta Indonesia

09/06/2026

FASI XIII Sumut: Qur’ani, Kebangsaan, dan Jejak Kontribusi Lintas Agama dalam Peradaban Islam

06/06/2026

Angkat Tema Pulihkanlah Bangsa Kami, GAMKI Sumut Gelar Apel Kebangsaan di Siantar

04/06/2026

Walikota Siantar Hadiri Festival Malam Waisak 2570 Buddhist Era

31/05/2026

Dekranasda Siantar akan Gelar UMKM Siantar Expo, Diikuti 30 Peserta

31/05/2026
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Redaksi

© 2019 isiantar.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil

© 2019 isiantar.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In