Home Seni & Wisata Meski Sudah Dikunjungi Jokowi, Parapat Masih Kalah sama PAS Timuran

Meski Sudah Dikunjungi Jokowi, Parapat Masih Kalah sama PAS Timuran

SHARE
Pantai Bebas Parapat (kiri), Pemandian Alam Sejuk Timuran (kanan).

isiantar.com – Parapat selalu dibanggakan sebagai destinasi wisata andalan Kabupaten Simalungun. Dana APBD juga kerap dikucurkan ke tempat ini untuk sejumlah program pengembangan pariwisata.

Hampir setiap kegiatan pemkab yang berbau promosi wisata juga Parapat yang dipilih sebagai tempat pelaksanaannya. Teranyar, bahkan kantor Dinas Pariwisata yang sebelumnya di Raya juga sudah dipindahkan ke kota Parapat.

Tetapi ternyata, statistik menyatakan jika jumlah kunjungan wisatawan ke Parapat masih kalah jauh dengan jumlah kunjungan wisatawan ke objek wisata yang lain yakni Pemandian Alam Sejuk (PAS) Timuran — yang objek wisata ini nyaris tak pernah disentuh uang APBD.

Salah satu kolam pemandian alami di PAS Timuran.

Lewat data statistik yang diterbitkan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Simalungun, terlihat jika selama tiga tahun berturut-turut (2014 hingga 2016) jumlah pengunjung ke Parapat kalah jauh dengan jumlah pengunjung ke PAS Timuran. Dengan selisih jumlah pengunjung mencapai 12.000 orang lebih setiap tahunnya.

(Sumber: BPS, Kabupaten Simalungun Dalam Angka 2017)

Soal Parapat yang selalu menjadi pusat promosi dan kegiatan kepariwisataan pemkab, di tahun 2016 saja tercatat ada sejumlah event yang digelar pemkab di tempat ini. Diantaranya, Jalan Santai, Pesta Rondang Bintang, dan juga Festival Putri Danau Toba.

Bahkan pada tahun yang sama, Presiden Jokowi tercatat sudah dua kali mengunjungi Parapat. Pertama pada bulan Maret memimpin Rapat Terbatas (Ratas) Pengembangan Kawasan Wisata Danau Toba, dan yang kedua di bulan Agustus untuk mengikuti Karnawal Kemerdekaan Pesona Danau.

Sementara PAS Timuran hanyalah sebuah kawasan kecil objek wisata pemandian alam yang airnya bersumber dari mata air. Objek wisata ini hanyalah lingkungan alami tepi sungai sepanjang 300 meter, yang dikelola secara swadaya oleh masyarakat sekitar.

Salah satu spot pemandian di PAS Timuran.

Menurut Supardi (50), selaku ketua paguyuban yang dibentuk oleh warga sekitar PAS Timuran, setiap warga di sekitar lokasi pemandian ini memiliki tugas masing-masing dalam bergotong royong guna menjaga keasrian, memperindah, dan memastikan kenyamanan setiap pengunjung yang datang.

Sama sekali tidak ada bantuan APBD yang secara langsung diperuntukkan untuk menyokong geliat wisata di tempat ini. Bahkan dulu kata Supardi, justru mereka yang selalu memberi kontribusi uang kepada pemerintah setempat. Namun beberapa tahun terakhir mereka tidak mau lagi memberikan uang kontribusi tersebut sebab mereka melihat pemerintah sama sekali tidak memberi imbal balik yang bisa menyokong upaya mereka dalam memajukan wisata kawasan ini.

Objek wisata PAS Timuran ini terletak di Nagori Mariah Jambi, Kecamatan Jawa Maraja. Bila ditempuh dari pusat Kota Siantar, mengarah ke Jalan Asahan, masuk belok kanan di pertigaan Kilometer 8.

Kondisi jalan di depan gerbang masuk objek wisata PAS Timuran.

Sayang setelah masuk dari persimpangan tersebut, kondisi jalan hingga tiba di lokasi pemandian masih berupa jalan tanah. Belum beraspal. Waktu tempuh standar dari persimpangan sekitar 10 menit. Adanya perbaikan atas kondisi jalan ini, masih terus menjadi harapan besar warga sekitar PAS Timuran. [nda]