Siantar — Kabid Peternakan di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, Rita Ellys Kartini, memastikan belum ada ditemukan kasus virus Hog Cholera atau Kolera Babi pada ternak maupun daging babi yang dipasarkan di kota ini.
“Belum ada ditemukan baik di Pasar Horas maupun di Parluasan, belum ada case. Cuma kita (mengeluarkan surat imbauan untuk) mengantisipasi kalau ada pengusaha itu membawa (ternak babi) dari luar. Tapi sampai sejauh ini belum ada ditemukan. Dan di peternakan pun belum ada ditemukan yang kena virus hog cholera,” kata Ellys, Senin (4/11/2019) siang.
Sementara para pedagang daging babi di kota ini ‘menjerit’ akibat penurunan omset secara drastis sejak merebaknya kabar virus hog telah menjangkiti ternak babi di sejumlah daerah di Sumatera Utara.
Beberapa pedagang juga menilai, surat imbauan yang diedarkan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian yang berisi larangan mengedarkan atau memasarkan ternak babi yang terindikasi terkena virus hog cholera sejak Minggu kemarin, turut berkontribusi terhadap penurunan omset yang telah mencapai 80 persen. Menurut mereka, imbauan itu mengesankan seolah kasus virus tersebut telah terjadi di kota ini.
Namun Ellys menampik penilaian itu. Ia memastikan imbauan itu sama sekali tak bermaksud demikian.
“Yang kita minta kewaspadaan, itu. Kita inikan sebagai instansi bersifat netral, kita tidak gegabah mengatakan bahwa kota Siantar itu aman. (Dengan imbauan itu) kita juga meminta kerjasama mereka ketika ada dari antara mereka yang membawa ternak babi dari luar supaya dipastikan ternak yang dibawa itu tidak yang terjangkit virus. Makanya bahasa kita, kita harus diposisi yang netral.
Tapi di dalam keseharian kami, maupun ketika ngomong ke pada semua pihak (kami sampaikan bahwa) ‘mengkonsumsi daging babi hingga saat ini, itu aman’. Kalaupun ada kejadian penyakit virus ini, kalau sudah dimasak seratus derajat, tiga puluh menit, istilahnya masak sempurna, itu aman,” jelasnya.

Lebih lanjut Ellys merasa masyarakat juga perlu untuk mengetahui bahwasanya virus hog cholera bukanlah jenis virus yang bisa menular kepada manusia. Namun demikian, agar lebih aman bagi yang mengkonsumsi, sebaiknya daging yang dicurigai mengandung virus tersebut dimasak terlebih dahulu secara sempurna. [nda]
Foto Terkait:
Baca juga:
Populasi Penduduk Siantar Minus: Antara Keberhasilan KB dan Ancaman Ekonomi
Job Fair Bisa Bikin Sejumlah Perusahaan di Siantar Mendadak Buka Lowongan?





















