Home Uang Job Fair Bisa Bikin Sejumlah Perusahaan di Siantar Mendadak Buka Lowongan?

Job Fair Bisa Bikin Sejumlah Perusahaan di Siantar Mendadak Buka Lowongan?

SHARE
Suasana job fair yang digelar Disnaker Siantar di Auditorium USI, Jumat (20/9/2019). (isiantar/nda).
Siantar — Pemko Pematangsiantar melalui Dinas Tenaga Kerja kembali menggelar job fair atau pameran bursa kerja di Auditorium USI pada tanggal 20-21 September 2019. Sebagaimana job fair sebelumnya pada Maret lalu, ratusan warga yang berusia produktif kembali berkerumun di auditorium yang beralamat di Jalan Sisingamangaraja ini.
Diantara yang datang kebanyakan sudah membawa lengkap berkas lamarannya. Namun ada juga yang datang cuma sekadar melihat-lihat atau untuk mencari info lowongan terlebih dahulu — yang salah satunya ialah Andry (22).
Andry yang tampak berbeda dengan pengunjung lain karena tidak menenteng apa-apa, mengaku agak bingung setelah melihat beberapa nama perusahaan yang ikut membuka bilik lamaran di job fair tersebut. Sebab, katanya, baru sebulan lalu dia mendatangi kantor perusahaan-perusahaan itu untuk melamar, tapi dijawab sedang tidak ada lowongan.
“Baru satu bulanlah itu, Bang. Datang aku ke kantor ‘orang-orang’ ini langsung, gak ada lowongan koq katanya, kawanku pun gitu, apa gara-gara job fair jadi ada lowongan?” Ucap Andry.
Di lokasi job fair tersebut tampak berdiri 36 bilik penerimaan lamaran kerja. Sebanyak 35 bilik berisi, sementara 1 bilik tampak kosong.
Baca juga: Salah Satu Hotel di Siantar Rumahkan 50 Persen Karyawannya
Diantara perusahaan yang membuka bilik lamaran itu yakni Hotel Anda, Siantar Hotel, CS Finance, SMS Finance, FIF, PT Mega Central Financia, Suzuya, RS Rasyida, RS Harapan, RS Vita Insani, PT Sutan Indo Aneka Mobil, dan CV Apollo Motor.
Diklaim Ada 1.092 Posisi Lowong untuk Pelamar
Seorang petugas yang ditemui di meja depan pintu masuk auditorium tempat pelamar mengisi data secara online, mengatakan, hingga per tanggal 19 September (sehari sebelum job fair dibuka) panitia telah mencatat sebanyak 1.092 lowongan kerja untuk puluhan perusahaan lokal, nasional maupun internasional. Sekadar mengingatkan, angka itu merupakan setengah dari angka yang juga diklaim Disnaker saat job fair pada bulan Maret lalu, dimana saat itu Disnaker mengklaim tersedia sebanyak 2000-an lowongan kerja.
Bilik-bilik penerimaan lamaran kerja. (isiantar/nda).
Populasi Sudah Minus tapi Angka Pengangguran Terus Meningkat
Job fair kali ini tercatat sebagai job fair yang ketigakalinya digelar Disnaker Siantar dalam tiga tahun terakhir. Sebab, selain Maret kemarin, pada tahun 2017 lalu Disnaker juga sudah menggelar job fair yang kala itu diklaim membuka 700 lowongan kerja.
Namun, merujuk data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah pengangguran di kota Siantar tiap tahunnya tetap saja meningkat. Jika di tahun 2017 jumlah pengangguran tercatat sebanyak 10.776 orang, di tahun 2018 naik menjadi 14.848 orang.
(Atas) jumlah pengangguran tahun 2017, (bawah) jumlah pengangguran tahun 2018. (Sumber: BPS Kota Pematangsiantar).
Ironisnya, kenaikan jumlah pengangguran ini terjadi di saat data dari Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) menyebutkan bahwa tingkat populasi di Siantar sudah pada posisi minus.
Adapun “populasi minus” adalah sebuah istilah untuk menyebutkan sebuah kondisi dimana jumlah penduduk yang pergi meninggalkan sebuah kota sudah lebih banyak dibandingkan dengan jumlah kelahiran ditambah yang masuk. [nda]

Baca juga:
Populasi Siantar Minus: antara Keberhasilan KB dan Ancaman Ekonomi
Pemko Siantar Dinilai Berkontribusi atas Pengrusakan DAS Bah Kaitan