Simalungun — Menelisik statistik dan studi lapangan, Partai Golkar Kabupaten Simalungun telah memiliki kriteria ideal untuk sosok yang pantas jadi bupati Simalungun ke depan.
Kriteria dimaksud terkait kapasitas. Yakni, orang tersebut harus punya pemahaman dan kemampuan mumpuni untuk memajukan tiga sektor; infrastruktur, pertanian-perkebunan, dan pariwisata.
“Melihat kondisi dan potensi Simalungun ini, kita tidak perlulah terlalu mengambang. Fokuslah di tiga hal; infrastruktur, pertanian perkebunan, dan pariwisata,” kata Timbul Jaya Sibarani, Ketua DPD Golkar Kabupaten Simalungun, Rabu (21/8/2019).
Fokus kepada tiga hal tersebut dikatakannya dengan tidak meninggalkan pembangunan di sektor lain — termasuk pendidikan dan kesehatan yang anggarannya telah diatur undang-undang. Namun, dari merujuk pada data statistik dan penelitian lapangan, maka fokus ke tiga sektor tersebut merupakan hal yang paling logis dan ilmiah untuk dilakukan bila ingin memajukan masyarakat kabupaten Simalungun.
“Artinya, kalau kita sudah tangani pertanian perkebunan ini, berarti kita sudah tangani penduduk di atas 50 persen. Kalau kita tangani pariwisata, ada sekitarnya 5 persen penduduk yang mendapat manfaat dari sektor itu. Yang lainnya kan sektor jasa, karyawan, pegawai segala macam,” jelasnya.
Data Badan Pusat Statistik memang menunjukkan jika mayoritas penduduk Simalungun di sektor pertanian.





















