Siantar — Sekitar satu bulan belakangan nama Alpeda Sinaga semakin menghilang dari perbincangan terkait Pilkada Siantar. Usut punya usut, hal ini bermula dari adanya kabar yang beredar, yakni bahwa dia telah memutuskan mundur dari kontestasi Pilkada di kota kecil ini.
Tidak jelas siapa yang pertama kali menghembuskan kabar ini. Namun, kabar mundurnya Alpeda dari kontestasi cukup disesalkan banyak pihak. Sebab, banyak yang menilai, Alpeda merupakan kandidat yang layak didukung sebab cara kerjanya dalam memperkenalkan diri kepada masyarakat sangat mendidik dan bermartabat. Yaitu, dimulai lewat menggelar acara-acara diskusi untuk mendengar masukan dari semua pihak. Alpeda dianggap berbeda sebab ia tidak mendikte dan menggurui.
Upaya isiantar.com mengkonfirmasi kabar ini langsung disambut Alpeda pada Jumat (21/2/2020) malam. Dan dia membantah kabar tersebut.
“Sampai saat ini kita tidak ada mengundurkan diri, center kita kan itu masih jalan, dan kita masih terus sosialisasi-sosialisasi,” jawab Alpeda.
Alpeda juga merasa tidak perlu serius menanggapi kabar beredar tersebut dan memilih mengambil positifnya saja.
“Kita kan positif aja. Makin banyak dibahas, makin enak. Berarti popularitas kita makin tinggi nanti kan. Sah-sah aja itu opini (rumor pengunduran dirinya, red)” imbuhnya.
Pria berlatar belakang pengusaha ini juga mengaku masih terus melakukan sosialisasi door-door alias menemui langsung masyarakat pemilik hak pilih.
Disinggung mengenai partai pendukung yang akan menjadi perahunya nanti Alpeda menjawab masih terus berupaya. Namun, ia tidak menjawab soal persentase keyakinannya akan mendapatkan perahu dimaksud.
Alpeda juga meyakinkan jika dirinya masih berniat menggelar kegiatan-kegiatan diskusi dengan masyarakat kota Siantar. Bahkan dalam skala yang lebih besar dari sebelumnya.
“Nanti, diskusi yang lebih besar lagi, melibatkan semua pihak, pokoknya Siantar harus lebih baik,” ujarnya bersemangat. [nda]




















