Siantar — Ketua Komisi II DPRD Kota Siantar, Rini Silalahi, melontarkan pernyataan menohok ke jajaran pejabat Badan Pengelola Pendapatan Daerah (BPKD) Kota Siantar saat rapat pembahasan P-APBD 2020, Selasa (8/9/2020), di ruangan Komisi II.
“Bapak ibu tak usah bekerja jalannya (kehidupan di) Siantar ini. Kan gitu? Tak usah (kerja), tak apa-apa, jalan,” kata Rini.
Pernyataan menohok yang menyoal manfaat dari keberadaan para pejabat BPKD tersebut, bermula dari adanya permintaan penambahan anggaran oleh BPKD, dengan alasan agar kinerja BPKD mampu mencapai target maksimal.
Permintaan itu dibalas Komisi II dengan melakukan sejumlah koreksi terhadap kinerja BPKD selama ini. Kinerja yang sudah bertahun-tahun tak pernah memberi hasil memuaskan, sekalipun anggaran yang diberikan sudah optimal; program-program tidak berjalan dengan baik, saran-masukan DPRD tidak dilaksanakan, pendapatan selalu rendah, bahkan sekadar validasi data pun masih kerap ditemukan bermasalah di instansi ini.
“Karena tidak ada manfaatnya (ditambah anggaran), tidak ada dampak positifnya, dari dulu seperti ini,” kata politisi Golkar yang telah dua periode duduk di DPRD ini, menolak permintaan tersebut.
Ferry Sinamo ke Pejabat BPKD: Kalian jualan aja!
Sindiran keras terhadap para pejabat BPKD di rapat tersebut juga dilontarkan Wakil Ketua Komisi II, Ferry SP Sinamo.
Ferry tidak terima permintaan penambahan anggaran itu setidaknya karena dua hal. Pertama karena situasi pandemi dimana anggaran difokuskan untuk penanganan Covid dan seharusnya pejabat BPKD sensitif menyadari situasi tersebut.
Kedua, karena alasan permintaan itu yakni agar kinerja maksimal mencapai target, dinilai bertendensi mengintimidasi Komisi II.
Ferry mengingatkan lagi, bahwa setiap ASN telah menerima gaji, honor, insentif, uang lembur juga TPP, yang harusnya dengan semua itu pencapaian target di BPKD sudah harus selalu maksimal tanpa ada alasan apapun lagi.
“Jadi kurang juga? Apa mesti take and give (tawar menawar, red) kalian sama anggaran ini? Loh, cara kalian seperti itu koq gak jualan aja kalian di luar sana,” kata Ferry dengan nada tinggi.
Sementara Kepala BPKD, Masni Siregar, dengan ekspresi yang terlihat kesal mendengar pernyataan-pernyataan menohok tersebut, sempat memberikan jawaban-jawaban dan argumen untuk membalas.
Namun selebihnya, ia cuma lebih banyak menunduk. [nda]




















