Siantar — Walikota Pematangsiantar, dr Susanti Dewayani SpA, dan tim United States Agency International Development (USAID) Indonesia Urban Resilient Water, Sanitation, and Hygiene (IUWASH) Tangguh dari Jakarta dan Medan, berdiskusi perihal upaya peningkatan akses air minum aman dan sanitasi aman.
Diskusi yang dirangkai buka puasa bersama ini dilaksanakan di Vife Cafe, Jalan Gunung Simanuk-manuk Kota Pematangsiantar, Kamis (21/3/2024).
Setelah mengucapkan selamat datang kepada rombongan USAID IUWASH Tangguh, dr Susanti juga menyampaikan rasa terima kasih terhadap pendampingan USAID terhadap kota Siantar selama ini. Dimana agenda pendampingan yang teranyar yakni soal akses air bersih dan sanitasi aman, juga sejalan dengan program penanggulangan Stunting di kota ini.
“Saya ucapkan terima kasih kepada USAID yang telah melakukan pendampingan guna memastikan akses air minum aman bagi warga Kota Pematangsiantar,” kata dr Susanti.
Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Pematangsiantar, Dedi Idris Harahap STP MSi, yang turut mendampingi dr Susanti pada diskusi ini, menambahkan, untuk tahun 2025 Siantar akan mewujudkan visi Kota Sehat. Dan idikator pengelolaan sanitasi dan akses air minum menjadi potensi yang besar di berbagai kelurahan dengan meningkatkan sarana dan prasarana yang lebih baik.
Deputy Chief of Party-Technical USAID USAID IUWASH Tangguh, Jeremi Keeton, mengatakan, kedatangan mereka dalam rangka melakukan monitoring evaluasi ke daerah-daerah dampingan USAID.
“Tim Biro Lingkungan Hidup USAID besok akan melakukan kunjungan ke beberapa tempat di Pematangsiantar, termasuk ke Perumda Tirta Uli di Simpang Panei. Tujuan kunjungan kita dalam rangka meningkatkan akses air minum aman dan sanitasi aman dalam semangat kemitraan bersama Pemerintah Kota Pematangsiantar,” terangnya.
Sementara Urban Sanitation Lead USAID IUWASH Tangguh, Sofyan Iskandar, mengatakan sanitasi yang aman merupakan aspek yang sangat penting. Dan ia berharap Pemko Pematangsiantar untuk bisa mendorong semua potensi yang ada untuk mewujudkan hal tersebut.
“Di sini yang sudah mengikuti program sanitasi 4 ribu rumah tangga. Pengolahan memanfaatkan fasilitas Perumda untuk melaksanakan kegiatan kita, bisa mengajak seluruh stakeholder yang ada untuk saling mendukung, termasuk komitmen dukungan pimpinan kepala daerah. Beberapa peluang bisa dilakukan dengan melibatkan CSR,” papar Sofyan.
Diskusi yang dirangkai dengan buka puasa bersama ini turut dihadiri Agus Hernadi selaku Water Resource Management Lead USAID IUWASH Tangguh, Edi Wahyudi selaku National Water Supply Coordinator USAID IUWASH Tangguh, Zulfa Ermiza selaku Regional Manager USAID IUWASH Tangguh North Sumatra Regional Office, dan dan Tatit Palgunadi selaku Urban Sanitation Specialist USAID IUWASH Tangguh Central Java Regional Office.
Dari pihak Pemko Pematangsiantar hadir Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Kadis PRKP) Ir Christina Risfani Sidauruk dan Kadis Kominfo Johannes Sihombing SSTP MSi. (PR/nda)




















