Siantar — Para orang tua lanjut usia (Lansia) bukanlah sekadar kelompok usia, tetapi juga sumber kebijaksanaan, pengalaman, dan keteladanan yang sangat berharga bagi generasi penerus.
Hal itu disampaikan Walikota Pematangsiantar Wesly Silalahi dalam sambutannya di acara Gebyar Lansia Kecamatan Siantar Marihat Kota Pematangsiantar Tahun 2025, di Lapangan Farel Pasaribu, Rabu pagi (10/12/2025).
Wesly mengatakan, melalui kegiatan Gebyar Lansia diharapkan para lansia dapat terus aktif, sehat, dan bahagia. Dan kegiatan Gebyar Lansia tersebut merupakan wujud penghargaan dan rasa hormat terhadap para lansia yang telah memberikan kontribusi besar dalam pembangunan kota Siantar.
“Pemerintah Kota Pematangsiantar terus berkomitmen untuk mendukung program-program yang pro lansia, baik melalui pelayanan kesehatan, pemberdayaan sosial, maupun kegiatan yang dapat meningkatkan kualitas hidup para lansia.
Kami ingin memastikan para orang tua kita menikmati masa tua yang bermartabat dan penuh kebahagiaan,” kata Wesly dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Staf Ahli Bidang Pembangunan, Muhammad Hamdani Lubis SH.
Wesly juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga dan menghormati para lansia.
“Hormatilah mereka, karena di tangan merekalah sejarah dan pondasi kota ini dibangun. Selamat mengikuti Gebyar Lansia. Semoga kegiatan ini membawa manfaat, keceriaan, dan semangat baru bagi para lansia tercinta,” kata Wesly.
Gebyar Lansia ini disisi kegiatan senam sehat dan pemeriksaan kesehatan.
Sebelumnya, Camat Siantar Marihat, Pedi Arianto Sitopu, dalam sambutannya mengatakan acara
Gebyar Lansia dengan tagline Lansia Tangguh, Sehat, Bugar, Produktif, dan Bahagia tersebut didukung oleh tiga Puskesmas yang ada di Kecamatan Siantar Marihat. Yakni Puskemas Parsoburan, Puskesmas Pardamean, dan Puskesmas BP Nauli.
“Yang siap memeriksa kesehatan secara gratis untuk lansia di kegiatan ini,” katanya.
Gebyar Lansia ini diikuti sebanyak 250 orang Lansia dari 7 kelurahan di Kecamatan Siantar Marihat.
“Sebenarnya di Kecamatan Siantar Marihat ada 600-an lansia. Karena keterbatasan, belum ter-cover semua. Tahun depan, kita adakan Gebyar Lansia dan kita doakan semua bisa ter-cover,” sebut Pedi.
STH Simanjuntak sebagai perwakilan Lansia, mengucapkan terima kasih kepada walikota yang telah menunjukkan kepedulian terhadap Lansia. Ia berharap acara Gebyar Lansia dapat rutin digelar.
“Kami doakan pemerintah mulai presiden hingga ke daerah diberi usia panjang, sehat, dan sukses. Kita doakan juga saudara-saydara kita yang ditimpa bencana agar mereka diberi Tuhan ketenangan pikiran dan kekuatan,” ucapnya. (PR/nda)




















