Siantar — Meski tahun 2019 akan segera berakhir namun serapan anggaran di Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, masih sangat rendah.
Data diperoleh isiantar.com menunjukkan, serapan anggaran pembangunan di pos Belanja Langsung per 31 Oktober tercatat masih 29 persen. Pos Belanja Langsung merupakan pos anggaran untuk program-progam pembangunan yang dampaknya bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Beberapa mata anggaran yang ditampung di pos belanja ini seperti anggaran untuk Pengadaan Jalan (dengan Kode Rekening 5.2.3.59). Dari anggaran sebesar Rp 92,1 miliar untuk program ini yang terserap masih Rp 6,1 miliar, atau hanya 6,5 persen.
Lalu pada anggaran Pengadaan Jembatan (Kode Rekening 5.2.3.60), dari alokasi sebesar Rp 33,3 miliar yang terserap masih Rp 5,4 miliar atau cuma 15 persen.
Serapan anggaran yang sangat rendah juga terlihat untuk program Pengadaan Bangunan Pengaman Sungai dan Penanggulangan Bencana (Kode Rekening 5.2.3.64). Dimana dari alokasi anggaran sebesar Rp 16,9 miliar yang terserap masih hanya Rp 1,6 miliar, atau cuma 10 persen. [nda]
Baca juga:




















