isiantar.com – Suasana di Pos Satpam PDAM Tirtauli, Kota Siantar, tiba-tiba panik dan mencekam pada Jumat (25/1/2019) sekitar Pukul 15.15 WIB. Penyebabnya, seorang petugas satpam bernama Maruli Sinaga yang sedang menonton televisi, tiba-tiba terjatuh dan tergeletak di lantai.
Menurut seorang saksi di lokasi, rekan-rekan Maruli yang saat itu berada di pos terlihat langsung panik dan ketakutan melihat kondisi Maruli yang langsung tergeletak kaku dengan kondisi mata terbelalak. Sebagian dari mereka masuk ke gedung tempat loket pembayaran air meminta bantuan dari orang-orang yang mengerti cara penanganan terhadap Maruli.
Di tengah situasi itu, dua orang perempuan yang kebetulan mengunjungi kantor PDAM Tirtauli dan sedang berada di sekitar Pos Satpam, — yang menurut informasi keduanya berprofesi sebagai sales — melihat kondisi Maruli itu dengan cekatan langsung masuk ke dalam pos satpam dan berusaha memberi pertolongan terhadap Maruli.
Setelah sekitar satu menit berupaya menyadarkan Maruli namun tak berhasil, salah satu dari dua perempuan tersebut berteriak ke kerumunan untuk menghubungi rumah sakit. Dan selang beberapa detik kemudian, salah satunya kembali berteriak ke kerumunan supaya orang-orang di lokasi itu menyediakan mobil dan segera menghantarkan Maruli ke rumah sakit. “Masa kantor seperti ini gak ada yang punya mobil!” Teriak perempuan muda tersebut.
Hanya beberapa detik dan sebuah mobil berwarna silver mendekati pos satpam untuk membawa Maruli ke rumah sakit, salah satu dari kedua perempuan itu juga berbicara dengan nada tinggi mengajak orang-orang agar membantu mereka memasukkan Maruli ke dalam mobil itu. Salah satu dari mereka terlihat mengangkat bagian kepala Maruli saat akan memasukkannya ke dalam mobil seperti terlihat pada video di bawah ini.
“Namun begitu sampai di IGD dan sempat dikasih alat untuk jantung itu, (nyawa) sudah gak ada lagi. (Sakit apa) belum tau,” kata Humas PDAM, Ikhwan Lubis, saat dikonfirmasi wartawan sekitar dua jam kemudian.
Menurut Ikhwan Lubis, mendiang disemayamkan di rumah duka di Jalan Tangki Gg Kenali, Lorong 20, Kecamatan Siantar Martoba. Mendiang meninggalkan seorang istri dan seorang putri yang masih berstatus pelajar.
“Untuk biaya semua ditanggung oleh perusahaan dan sudah dibawa ke rumah duka,” imbuhnya. [nda]
Baca juga: Ada Wajah Lama di Jajaran Direksi PDAM Tirtauli yang Baru




















