isiantar.com – Guna mencegah terulangnya aksi main hakim sendiri di masyarakat, khususnya di Nagori Parbutaran, Kecamatan Bosar Maligas, Kepolisian Resor Simalungun diminta segera mengusut dan menangkap pelaku penganiayaan terhadap Misnan Sirait (48), seorang hansip kebun yang dianiaya pada Senin malam (12/12/2016).
Informasi dihimpun dari sekitar lokasi kejadian, Misnan diduga menjadi korban dari emosi segerombolan oknum yang ada kaitannya dengan aksi ninja (pencuri, Red) sawit di Wilayah PTPN IV Kebun Unit Mayang, sehubung dengan diperketatnya tingkat pengamanan di perkebunan tersebut.
Hingga pada malam kejadian, di areal Blok 06 Afdeling 5, segerombolan massa datang dan melakukan penyerangan terhadap beberapa petugas yang sedang melakukan patroli. Petugas yang malam itu kalah jumlah dengan massa yang beringas, berupaya mundur untuk menyelamatkan diri.
Namun sial menimpa Misnan. Sepeda motornya tidak kunjung menyala. Ia pun tertangkap massa dan dianiaya di lokasi. Misnan mengalami luka serius hingga tak sadarkan diri. Bahkan hasil sementara menyebut helm yang sedang dipakai Misnan ditembus oleh sebuah benda tajam yang hingga merobek bagian kepalanya.
Beberapa sumber menyebut beberapa diantara oknum pelaku penganiayaan ialah warga perkampungan sekitar yang salah satunya berinisial WL.
“Sejak malam itu situasinya di kampung kami mencekamlah. Ya gimana Misnan itu pun kan orang kampung sini juga. Maunya polisi segeralah mengusut pelakunya, biar aman gak enak (situasi) gini,” ujar salah seorang warga.
Beberapa sumber di lokasi juga meminta polisi untuk mengusut dugaan maraknya peredaran narkoba di sekitar perkampungan tersebut.
(nda)




















