isiantar — Pemerintah Selandia Baru mengumumkan mulai bulan Juni nanti semua sekolah wajib menyediakan pembalut untuk seluruh siswi yang sedang menstruasi, secara gratis.
Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern, Kamis (19/3/2021) mengatakan, kebijakan itu akan diterapkan guna mengurangi period poverty atau permasalahan sulitnya mengakses produk sanitasi yang masih merudung kaum hawa di negara tersebut.
Sebelum pengumuman ini — meski dikenal sebagai salah satu negara terkaya — sebuah studi di negara ini melaporkan beberapa siswi dari keluarga berpenghasilan rendah masih mengalami kesulitan keuangan untuk bisa membeli pembalut. Akhirnya, beberapa siswi terpaksa menggunakan kertas toilet, atau benda lainnya, karena tidak mampu membeli produk tersebut. Hal itu bukan hanya tidak sehat tetapi juga tidak aman. Beberapa kepala sekolah juga melaporkan beberapa siswi akhirnya memilih bolos oleh situasi tersebut.
Anak-anak perempuan tidak akan pergi ke sekolah jika mereka tidak punya uang untuk beli pembalut. Karena itu akan sangat memalukan. Masih ada stigma besar seperti itu. Masalah ketimpangan sosial yang tersembunyi inilah yang tidak pernah terpikirkan oleh siapa pun. Demikian dilaporkan.
Sikap pemerintah Selandia Baru yang akan menyediakan pembalut gratis ini mendapat pujian dari banyak pihak terutama dari kelompok-kelompok studi yang konsen pada isu sosial.
Editor: nda
Sumber: npr.org
Nama-nama Jalan yang Unik Ini Ada di Siantar




















