Informasi Terpercaya
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Redaksi
Kamis, Agustus 13, 2026
  • Login
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil
No Result
View All Result
Informasi Terpercaya
No Result
View All Result

Ketika Kacamata di Lantai Museum Dikira Karya Seni

by Redaksi
30/05/2019
in Khas, Utama
0
Share on FacebookShare on Twitter

isiantar.com — Baru-baru ini, sejumlah pengunjung di museum seni modern San Francisco Museum of Modern Art, terkecoh dengan berpikir bahwa kacamata yang terletak di lantai museum tersebut adalah bagian dari karya yang dipajangkan. Seketika ramai pengunjung yang berkerumun, dan mengabadikan kacamata tersebut dengan kamera.

Beberapa diantara mereka terdengar bergerumun, menyebut kacamata yang posisinya di atas lantai itu sebagai salah satu masterpiece dari seni post-modern.

Hingga beberapa waktu kemudian, TJ Khayatan, seorang remaja 17 tahun, lewat twitternya berkicau bahwa kacamata tersebut adalah bagian dari ulah jahilnya yang sengaja dia letakkan di lantai untuk mengerjai orang-orang.

Khayatan mengatakan dia juga adalah salah satu pengunjung museum pada hari itu. Dia mengaku terkesan dengan sejumlah karya yang dipajang, namun kebingungan pada sejumlah karya lainnya.

Kebingungannya pada cara menilai dan mengapresiasi sebagian karya itu, memunculkan ide jahilnya untuk mengerjai pengunjung yang lain — sekaligus untuk mengetahui bagaimana sebenarnya orang-orang menafsirkan sebuah karya seni secara artistik, termasuk soal pemosisiannya. Ia pun diam-diam meletakkan kacamatanya di lantai museum itu.

Seketika, katanya, orang-orang mengelilingi kacamata itu, dan mengambil gambar, dengan menjaga jarak aman dengan “karya seni” tersebut.

Menurut Khayatan yang juga sudah dikenali sebagai seorang Prankster, ia berpikir bahwa orang-orang yang terkecoh dengan kacamata yang ia letakkan itu membayangkan bahwa kacamata itu merupakan karya seni dengan bingkai atau judul: “Melihat Kehidupan Melalui Lensa”. Atau, menurutnya, yang lebih bagus adalah “Real Eyes” (dibaca: real lies) alias Kebohongan yang Nyata.

https://twitter.com/tjohntailor/status/734951316095533057?s=20

Hingga kini sudah ada 60ribu orang lebih yang me-retweet kicauan Khayatan tersebut. Entah bagaimana perasaan orang yang sudah dikecohnya. [**]


Baca juga: 

Ini Sosok Pasangan Duet Axl Rose di Lagu Don’t Cry

Dibikin Tahun 1915, Ini Film Tertua yang Diproduksi di Indonesia

Tags: SeniUnikvideo
Share4TweetPin

Related Posts

Akan Berganti Tahun, Pemko Siantar Gelar Persiapan Pesta Old & New

by Redaksi
10/12/2025
0

...

BIP (Sumber: Akun Facebook BIP)

Band BIP Cari Keluarga L Manik

by Redaksi
25/08/2025
0

...

Walikota Diminta Ikutkan Karya Tahanan Lapas pada Pameran yang Digelar Pemko

by Redaksi
16/06/2025
0

...

Konser HUT Siantar Berlangsung Meriah

by Redaksi
29/04/2025
0

...

Wesly Batal Nonton Vanesa Zee untuk Jalankan Rangkaian HUT ke-154 Siantar

by Redaksi
11/04/2025
0

...

CCTV Bocor ke Publik, Fasilitas Negara Dijadikan Alat Politik

by Redaksi
28/09/2024
0

...

Walikota Siantar Hadiri Colorful Medan Karnival dalam Rangka HUT Ke-433 Kota Medan

by Redaksi
13/07/2023
0

...

Pencuri meter air

Maling Meteran Digimbali Korbannya, Perumda Tirtauli Beri Keterangan

by Redaksi
06/05/2023
0

...

(Tengah) Penggagas Festival Kebudayaan Jawa Pujakesuma, Herry Chandra, diapit para juara Lomba Tata Rias Pengantin Jawa di Festival Kebudayaan Jawa Pujakesuma I, Sabtu (26/3/2022). (isiantar/nda).

Festival Kebudayaan Jawa Pujakesuma Sukses Digelar

by Redaksi
10/04/2022
0

...

Poster acara Festival Kebudayaan Jawa.

Pujakesuma akan Gelar Festival Kebudayaan Jawa

by Redaksi
31/12/2021
0

...

Terkini...

Pelakor Makin Marak di Siantar, Begini Tanggapan Pemko

12/08/2026

Kontrak 30 Tahun Pengelolaan Taman Hewan Siantar Berakhir

08/08/2026

Manajerial Pemko Siantar: Puluhan Tahun Agendakan Nambah Lahan 573 Hektar, yang Terjadi Malah Hilang 405 Hektar

07/08/2026
Tampak keberadaan para pedagang di atas trotoar Jalan Jendral Sudirman. Trotoar yang luas yang dulunya dibangun untuk menegaskan estetika dan tempat jogging bagi masyarakat Siantar, meski fungsi utamanya adalah untuk pejalan kaki. (isiantar/nda)

Citra Siantar akan Berubah, Pedagang di Trotoar Pusat Kota akan Dilegalkan

06/08/2026

Gerakan 2.000 Pohon GAMKI Dimulai dari Siantar Timur

04/08/2026

Pecat Tiga Relawan Perempuan, Kepala SPPG Siantar Marihat Minta Maaf ke Wartawan

03/08/2026

Walikota Diwakili Sekda Jenguk Korban Longsor di Siantar

31/07/2026

Longsor di Siantar, 8 Orang Korban Luka-luka

31/07/2026

Pelatihan Calon Manajer Kopdes Berakhir

31/07/2026

Walikota Siantar Ajak Pengurus IDI Siantar – Simalungun Berkolaborasi Tingkatkan Layanan Kesehatan

31/07/2026
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Redaksi

© 2019 isiantar.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil

© 2019 isiantar.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In