isiantar.com — Band legendaris BIP telah menggubah lagu “Satu Nusa Satu Bangsa” karya komponis L Manik, yang rencananya akan dirilis waktu dekat dalam album kebangsaan bertajuk “10 Windu Indonesia”.
Sekaitan dengan keperluan klaim serta kepengurusan penggunaan lagu tersebut, Sinergy For Indonesia sebagai lembaga yang menjadi inisiator pembuatan album ini ingin bertemu dengan ahli waris dari L Manik. Keinginan itu disampaikan lewat surat pemberitahuan terbuka tertanggal 23 Agustus 2025.
L Manik atau Liberty Manik (21 November 1924 – 16 September 1993) adalah seorang komponis dan pengajar musik di Institut Seni Indonesia Yogyakarta, yang juga dikenal sebagai filolog Batak yang mentransliterasikan 500-an Pustaha Batak ke dalam Bahasa Jerman.
Orang Indonesia pertama yang meraih gelar doktor di bidang musik ini, lahir di Huta Manik, Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi, Provinsi Sumatera Utara. Ia diberi nama Raja Tiang Manik, namun nama ini kemudian diubah oleh seorang pendeta pada saat pembabtisannya. Ayah Liberty bernama Raja Patiham Manik, sedangkan ibunya bernama Solat boru Situmorang.
Sementara Sinergy For Indonesia merupakan lembaga kajian kebangsaan yang berisi tokoh-tokoh muda yang menjadi mitra berbagai organisasi kepemudaan di Indonesia, dimana Ahmad Doli Kurnia Tanjung merupakan founder dari lembaga ini. (*)




















