isiantar.com – Ketua DPRD Kota Pematangsiantar, Eliakim Simanjuntak, mengungkap kontradiksi terkait objek wisata Taman Hewan. Kontradiksi itu terletak pada fungsi objek tersebut dengan harga tarif masuk yang dikenakan oleh pengelola.
Visi-misi pemko atas objek wisata yang beralamat di Jalan Gunung Simanuk-manuk itu adalah untuk dijadikan sebagai media edukasi, konservasi sekaligus hiburan untuk seluruh lapisan masyarakat. Namun sayang, harga tarif masuk ke yang dikenakan oleh pengelola sangat mahal dan dinilai telah bertentangan dengan visi misi pemko tersebut.
“Saya kira itu tidak edukatif lagi, sudah menjepit dia, harganya untuk masuk pun mungkin hanya orang-orang tertentu yang bisa masuk ke situ. Sedang visi misi adalah untuk memberikan hiburan kepada semua lapisan dan edukasi. Ini saya lihat tidak. Itu semata-mata sudah bisnis,” ketus Eliakim kepada Kepala DPPKAD, Adiaksa Purba, saat berlangsungnya rapat pembahasan Laporan Pertanggungjawaban (LPj) Walikota, antara Komisi II dengan DPPKAD, Jumat (4/8/2016) di ruangan komisi.
Dengan mengungkap kontradiksi itu, Eliakim meminta Adiaksa agar meninjau kembali kontrak dengan pihak ketiga yang mengelola objek wisata tersebut.
Informasi diperoleh isiantar.com, harga karcis masuk ke Taman Hewan yang dulu dikenal dengan nama Kebun Binatang ini adalah sebesar Rp 25 ribu per orang untuk pengunjung umum. Sementara bagi pelajar dikenakan harga karcis Rp15ribu, namun harga pelajar ini hanya berlaku pada hari sekolah. [nda]



















