Siantar — Tim inspeksi mendadak (Sidak) untuk menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan pokok pada pelaku distribusi barang sekaligus pengendalian inflasi daerah yang dibentuk oleh Pemko Pematangsiantar, mengunjungi sejumlah tempat pada Senin (31/8/2026).
Tempat-tempat yang dikunjungi tersebut seperti pasar tradisional, Bulog, dan juga peternak.
Sebelum melakukan kunjungan untuk pemantauan tersebut, tim secara resmi dilepas oleh Walikota Wesly Silalahi dari halaman Balai Kota, Jalan Merdeka.
Wesly berpesan agar tim sidak melaksanakan tugas dengan humanis serta menyiapkan langkah taktis guna memastikan kelancaran distribusi dan menekan harga agar terjangkau.
Tim Sidak ini dipimpin oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdako Subrata Nata Lumbantobing SSTP MSP, bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Drs Legianto Pardamean Manurung MSP.
Kunjungan Sidak diawali dengan mendatangi lokasi penjualan beras di Pasar Horas. Dilanjutkan ke pedagang ayam di eks gedung IV Pasar Horas.
“Harga ayam ras Rp48 ribu per kilogram hari ini, beras premium Rp16.200-16.700 per kilogram, beras medium Rp15.500-16.000 per kilogram, harga beras SPHP sesuai Harga Eceran Tertinggi,” kata pedagang.
Kemudian dilanjutkan memantau situasi pangan di gudang Bulog Nagapita, Jalan Medan Km 4 Kecamatan Siantar Martoba.
Kepala Bulog Pematangsiantar Berdian W Damanik mengatakan saat ini Bulog fokus untuk bantuan pangan nasional.
Tim juga memantau Peternakan Ayam Arifin Nasution di Kelurahan Gurilla, yang bekerja sama dengan PT Leong.
Tampak turut dalam kunjungan Sidak ini Kabag Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sari Dewi Rizkiyani Damanik SSTP MSP, Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Horas Jaya (PHJ) Bolmen Silalahi SP. (PR/nda)




















