isiantar.com – Di salah satu sisi Jalan Jon Horailam Saragih, berjarak sekitar 700 meter dari Gedung DPRD Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, terpacang sebuah rambu penunjuk adanya bandara udara di sekitar lokasi tersebut. Namun bila dicari, yang ada di kawasan itu hanyalah semak belukar yang luas dan perladangan jagung. Tidak ada bandara udara sama sekali.
Menurut warga sekitar, rambu itu sudah terpasang selama beberapa tahun. Bupati mereka memang disebut pernah berniat membangun bandara di lokasi itu sekitar tahun 2010 lalu. Namun hingga kini, belum terealisasi.
“Ya banyak juga yang lewat sini bilang (itu) lucu. Karena rambunya aja yang ada tapi bandaranya gak ada,” ujar warga bermarga Saragih, Senin (15/5/2017).

Informasi dihimpun, pemkab setempat memang pernah berencana membangun bandara di lokasi itu. Kontur lahan sudah dikondisikan dan lokasinya sudah dipagari kawat pembatas, bupati juga pernah datang berbondong-bondong membawa sejumlah pejabat meninjau lokasi itu. Namun, hingga bertahun-tahun kemudian bandara tak kunjung juga terbangun.
Sebagian warga mengaku biasa saja melihat keberadaan rambu itu. Namun mereka mengaku sering mendengar komentar-komentar dari warga luar yang melintas, yang merasa lucu dengan keberadaan rambu bandara udara di lokasi itu. [nda]




















