isiantar.com – Di kalangan istri sudah lama ada guyonan bahwa punya suami seolah punya “anak tambahan”. Guyonan ini tidak serta-merta salah, sebab selain mengurus anak-anak, sebagai istri mereka juga diwajibkan untuk mengurus suami.
Dan ternyata menurut hasil survei yang dilakukan oleh Today, sebuah lembaga di Amerika Serikat, yang telah mewawancarai lebih dari 7.000 ibu pada tahun lalu, ditemukan bahwa sebanyak 46 persen responden mengatakan bahwa suami mereka menyebabkan mereka lebih stres daripada anak-anak mereka.
Sebelumnya menurut penelitian yang dilakukan University of Padova, tingkat stres pada istri akan benar-benar berdampak serius pada pernikahan, kesehatan dan usia suami. Para peneliti di universitas ini menemukan bahwa di kemudian hari ketika istri meninggal dunia, kesehatan suami cenderung memburuk. Sebaliknya, ketika seorang istri kehilangan suaminya, dia cenderung menjadi lebih sehat dan menunjukkan peningkatan dalam mengatasi stres dan depresi.
Penelitian Today menemukan bahwa kebanyakan ibu menjadi stres dan jengkel ketika mereka tidak memiliki cukup waktu untuk melakukan semua tugas yang perlu dilakukan. Selain itu, 75 persen responden bahwa merekalah yang melakukan sebagian besar tugas pengasuhan dan tugas-tugas rumah tangga di dalam keluarga.
Sementara peneliti Universitas Padova belum juga menemukan faktor penentu mengapa hal ini terjadi, mereka hanya berspekulasi bahwa penyebabnya adalah karena pasangan pria lebih bergantung pada pasangan wanita ketimbang sebaliknya. [feb]




















