Siantar — Sesuai harapannya merangkul semua kelompok untuk membangun kota Siantar, Asner Silalahi menggelar silaturahmi dengan tokoh-tokoh etnis Tionghoa kota Siantar di Cafe OH 5, Jalan Thamrin, Rabu (9/9) sore.
Seperti biasa, di pertemuan ini Asner membuka diri untuk gagasan-gagasan yang akan bisa membuat Siantar maju dari segala aspek.
Diantara gagasan dan konsep yang diperbincangkan adalah, kebutuhan akan perluasan wilayah kota serta upaya yang diperkirakan akan signifikan mengatasi banjir. Dimana banjir dinilai sudah jadi ironi karena Siantar hanya kota kecil yang punya banyak sungai.
Untuk sektor parawisata, Asner bersama tokoh Tionghoa juga menginventarisir aset-aset dan produk asli kota Siantar yang potensial untuk digunakan mempromosikan wisata Siantar hingga ke luar negeri.
Soal olahraga, Asner sempat menceritakan idenya yang ingin sering menggelar pertandingan tinju di Lapangan Adam Malik. Dimana pertandingan yang terjadwal rutin dinilai bisa sekaligus bisa jadi hiburan, apalagi bila dirangkai dengan pertunjukan aneka kreatifitas lainnya.
Ketua Tim pemenangan Asner – Susanti, Ferry SP Sinamo seusai silaturahmi mengatakan, salah satu hal yang penting dari pertemuan ini ialah untuk mendapat masukan mengenai konsep membangun ekonomi.
“Kita mengetahui bahwa perekonomian ini masih dari teman teman kita dati etnis Tionghoa yang sangat berpengalaman. Dengan saran dan masukan itu, Pak Asner juga sudah semakin mantap untuk bagaimana menampung aspirasi dari Tionghoa karena ekonomi itu merekalah yang berpengalaman,” ujarnya.
Diantara tokoh Tionghoa dalam silaturahmi ini ialah Aken, Kamkam, dan tokoh Tionghoa lainnya. Perbincangan serius namun bersahaja di pertemuan ini sampai hingga poin untuk mendatangkan wisatawan potensial dari negara China.

“Karena ini saatnya kita membuat Siantar bangkit dan maju dengan saran saran seluruh lapisan masyarakat,” kata Asner pada wartawan. [nda]




















