isiantar.com – Di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, sedang berjalan proses pembangunan rumah dinas (rumdis) untuk bupati. Pembangunan ini sebenarnya telah dimulai sejak tahun 2016 lalu, namun belum juga rampung. Dan di tahun 2017 ini, Pemkab Simalungun menambah anggaran pembangunannya.
Proses pembangunan rumdis dimulai pada tanggal 29 Agustus 2016 lalu ditandai dengan seremoni peletakan batu pertama yang diikuti oleh sejumlah tokoh masyarakat dan pemuka agama. Dana pembangunan yang ditampung di tahun itu sebesar Rp 8,75 miliar.
Di masa-masa awal pengerjaan, pembangunan rumdis ini sempat memunculkan riuh polemik di tengah masyarakat. Selain pertanyaan tentang urgensinya, kritik juga muncul terkait pelaksana proyek yang dipilih tidak melalui proses tender melainkan Penunjukan Langsung (PL).
Pengerjaan yang sesuai jadwal seharusnya telah selesai di tahun anggaran 2016 lalu, ternyata hingga kini belum juga selesai.
Sementara merujuk pada buku APBD 2017, terlihat adanya penambahan anggaran untuk pembangunan rumdis ini. Penambahan tersebut ditampung di pos anggaran Dinas Pekerjaan Umum dengan nama proyek “Penyediaan Bangunan Pendukung Rumah Dinas Bupati Simalungun di Pamatang Raya Kec. Raya” dengan nilai proyek sebesar Rp 2,5 miliar. Sementara anggaran untuk jasa konsultasinya ditampung sebesar Rp 50 juta.
Sehingga jika diakumulasi, maka dana yang telah dikucurkan untuk pembangunan ini totalnya sebesar Rp 11,3 miliar. Dana tersebut belum termasuk biaya perlengkapan atau mobiler.
Masih terkait rumdis, di tahun 2012 lalu, saat bupati JR Saragih masih menempati Mess Pemkab yang berdiri di kompleks Perkantoran SKPD sebagai rumdis, pemkab juga telah mengucurkan anggaran untuk pembangunan Pendopo di Mess tersebut sebesar Rp 1,5 miliar.
Tidak hanya Pendopo, pada tahun 2014, pemkab kembali mengucurkan anggaran sebesar Rp 2,1 miliar untuk bangunan penunjang. Namun sekarang Mess berikut Pendopo tersebut telah dijadikan sebagai kantor Dinas Pengajaran.
Amatan isiantar.com, Senin pagi (20/3/2017) di lokasi pembangunan rumdis yang beralamat di Jalan Sutomo Kecamatan Raya persis di samping Kantor Bupati ini, tampak material-material bangunan tergeletak di sekitar kawasan rumdis. Tampak pula bangunan yang baru didirikan di sebelah sisi kanan gedung utama rumdis.
[nda]

























