isiantar.com – Pertumbuhan perekonomian masyarakat di Nagori Rambung Merah, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, terbilang cukup baik. Itu terlihat dari tumbuhnya pasar dimana di tempat ini berbagai jenis tempat usaha tampak berjejer dan berkembang secara pesat, meski tanpa campur-tangan langsung dari pemerintah.
Namun geliat perekonomian yang signifikan oleh masyarakat di nagori ini tampak menjadi “bertepuk sebelah tangan” bila melihat kondisi jalannya. Tujuh puluh persen badan Jalan Haji Ulakma Sinaga, sejak persimpangan jalan ke SMK Pembaharuan hingga ke persimpangan Jalan Asahan, yang merupakan jalan utama kawasan ini, dalam kondisi rusak berat.
Sabtu pagi 8 Desember 2018, Ani salah seorang pemilik tempat usaha di kawasan ini mengungkapkan kebosanannya melihat kondisi jalan yang selalu rusak. Dia mengaku sejak kecil sudah tinggal di nagori ini dan sejak itu kondisi jalannya selalu rusak, dan selalu ada genangan. Bilapun dilakukan pengaspalan, tidak lama, kata Ani, tidak bertahan sampai setahun, jalan di tempat itu akan kembali rusak.
Hal serupa dikatakan Arifin.
Arifin baru sekitar tujuh tahun bermukim di Nagori Rambung Merah, namun, ia menggingat ketika dulu masih sekedar sering melintas, kondisi jalan di tempatnya berdomisili sekarang ini memang selalu rusak.





















