Informasi Terpercaya
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Redaksi
Rabu, September 2, 2026
  • Login
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil
No Result
View All Result
Informasi Terpercaya
No Result
View All Result

Lagi, Wibawa Pemerintahan Kota Siantar Disoal

by Redaksi
29/06/2020
in Hukum, Utama
0
Penampakan sebuah gedung dari Jalan Pdt Wismar Saragih yang diduga dibangun di kawasan hijau dan tanpa izin yang lengkap, Jumat (26/6). (isiantar/nda).

Penampakan sebuah gedung dari Jalan Pdt Wismar Saragih yang diduga dibangun di kawasan hijau dan tanpa izin yang lengkap, Jumat (26/6). (isiantar/nda).

Share on FacebookShare on Twitter

Siantar — Wibawa Pemerintahan Kota Pematangsiantar dalam penegakkan aturan tata ruang kembali dipersoalkan. Bagaimana tidak, hujan sebentar saja kini bisa membuat genangan air di banyak tempat. Bahkan banjir. Padahal topografi kota ini adalah wilayah berbukit-bukit.

Kekesalan masyarakat atas kondisi ini terus membuncah. Kondisi yang diyakini dampak ketidaktegasan dan ketidaklurusan Pemko dalam membuat dan menegakkan aturan. Apalagi saat ini, dimana curah hujan sedang tinggi.

Kekesalan itu diantaranya bisa terlihat dari komentar-komentar masyarakat tiap muncul postingan tentang genangan atau banjir di media sosial; entah kemana perginya uang pajak mereka, hingga hujan bak telah menjelma jadi pembawa ketidaknyamanan bagi mereka.

Di perbincangan sehari-hari, penegakan aturan tata ruang ini juga kian intens jadi topik masyarakat. Kinerja di aspek ini dianggap sudah banyak merugikan; padahal kota yang sering didaku sebagai kota pendidikan, inilah hasilnya, ibarat ngomongnya mau menyehatkan tapi yang dibangun rumah sakit, seolah-olah berpikiran positif. Demikian diantara pendapat masyarakat.

Menghangat oleh Bangunan di Jalan Pdt Wismar Saragih

Persoalan wibawa Pemko dari sisi pembuatan dan penegakan aturan ini, semakin menghangat oleh berdirinya sebuah bangunan di Jalan Pdt. J Wismar Saragih. Banyak pihak, bahkan DPRD, telah melontar kritik karena Pemko membiarkan bangunan itu berdiri. Teranyar Satpol PP juga ikut kirim teguran ke pemilik bangunan yang disebut-sebut mau difungsikan jadi tempat mengenyam pendidikan itu.

Meski poin masalahnya terlihat mirip dengan bangunan-bangunan lain yang sudah berdiri dan beroperasi, yakni didirikan di kawasan hijau; semisal perumahan di kawasan DAS Bah (Sungai) Kaitan — yang juga di Kecamatan Siantar Martoba. Atau bangunan Studio Hotel & Restaurant City — tempat pernah terciduknya beberapa kali pengguna narkoba. Namun “tensi” permasalahan untuk bangunan yang satu ini tampak berbeda dengan bangunan-bangunan lain tersebut.

Beda tensi ini terasa karena bahkan mampu meminggirkan kabar-kabar sengketa lain dari percakapan masyarakat, pun dari teks pemberitaan. Contohnya, kabar tentang kalahnya Pemkab Simalungun dalam sengketa lahan gedung kantor dan rumah dinas bupati di Pematang Raya yang membuat kabupaten ini terancam kehilangan aset-aset tersebut. Yang jika dikonversi, kerugian kabupaten ini diperkirakan akan lebih dari seratus miliar rupiah.

Namun, secara umum di masyarakat Pematangsiantar, persoalan ini kembali diletakkan pada kekecewaan atas wibawa dan kekhawatiran akan banjir yang kian sering terjadi, serta akan adanya ancaman longsor ke depan.

Surat Bappeda Terkesan Banci

Awal menyeruak persoalan bangunan di Jalan Pdt. J Wismar Saragih kepermukaan, disertai beredarnya salinan surat Bapeda tentang penjelasan status lahan bangunan tersebut. Kemudian, terungkap sejumlah hal lain. Seperti Badan Lingkungan Hidup (BLH) ternyata belum memberikan rekomendasi atau izin apapun untuk pendirian bangunan tersebut. Termasuk kabar bahwa status lahan di dalam sertifikat tanahnya, ternyata adalah lahan untuk perkebunan.

Salah satu yang paling jadi sorotan masyarakat masih surat dari Bappeda ke Dinas Perizinan (PMPPTSP) tersebut. Surat yang kabarnya dianggap Dinas Perizinan sebagai rekomendasi untuk menerbitkan IBM bangunan itu dinilai terkesan banci. Pasalnya surat itu dinilai menggunakan bahasa dan struktur yang ambigu alias tak memberi kepastian hukum. Yang bagi beberapa kelompok masyarakat, surat seperti ini disyaki sebagai cara mempermainkan hukum, alias tidak mendidik.

Kembali Tegakkan Aturan

Menghangatnya kembali soal tata ruang lewat sejumlah kabar sengketa yang membuncah belakangan ini, oleh sebagian besar masyarakat Pematangsiantar diharap akan menjadi atmosfir baru bagi Pemerintahan kota ini untuk menegakkan aturan pada relnya. Serta, untuk mengembalikan lagi wibawanya.

Sebab jika tidak, yang akan terjadi dikhawatirkan hanya akan meyakinkan masyarakat atas kecurigaan-kecurigaan yang telah ada selama ini. Kecurigaan dari masyarakat yang selalu membayarkan pajak-pajaknya untuk membiayai mereka. [nda]


Baca juga:

Banyak Bangunan Langgar IMB: Kecil Digusur, Besar Ditegur

Kejanggalan TPU Kampung Kristen: Hampir Seratus Tahun Tetap Bisa Tampung Jenazah

Pemko Siantar Dinilai Berkontribusi atas Perusakan DAS

Warga Siantar Sudah Ingin Walikota Diganti?

BLH Siantar Klaim akan Tinjau Kerusakan DAS yang Diduga Akibat Pebisnis Perumahan

Tags: Bangunan MenyalahBencana AlamBencana BanjirIMBJalan RusakJR SaragihKasus KorupsiKerusakan DASPemkab SimalungunPenegakan PerdaPerumahanRTRWWalikota Siantar
Share12TweetPin

Related Posts

Walikota Diwakili Sekda Jenguk Korban Longsor di Siantar

by Redaksi
31/07/2026
0

...

Longsor di Siantar, 8 Orang Korban Luka-luka

by Redaksi
31/07/2026
0

...

Peserta PKN II Rumuskan Rekomendasi Pemulihan Pascabencana di Tapsel

by Redaksi
22/07/2026
0

...

Pemko Lakukan Proses Perobohan untuk Pembangunan Kembali Kios Parluasan

by Redaksi
29/06/2026
0

...

Perumda Tirta Uli Turut Andil Dalam Percepatan Pembangunan Kembali Kios Pajak Parluasan

by Redaksi
27/06/2026
0

...

Wesly Serahkan Bantuan kepada Korban Kebakaran Parluasan

by Redaksi
24/06/2026
0

...

Ini 4 Langkah yang Akan Dilakukan Pemko Siantar atas Pajak Parluasan Usai Terbakar

by Redaksi
24/06/2026
0

...

Pemko Siantar Mendata Pedagang Pajak Parluasan untuk Pemberian Bantuan

by Redaksi
20/06/2026
0

...

Wesly Silalahi Langsung Kunjungi Lokasi Kebakaran Pajak Parluasan

by Redaksi
18/06/2026
0

...

Pipa PDAM Pecah Akibat Longsor, 10 Kelurahan Terdampak

by Redaksi
25/05/2026
0

...

Terkini...

Tim Sidak Harga Pangan dan Pengendalian Inflasi Kunjungi Pasar dan Peternak

31/08/2026
Walikota Pematangsiantar Wesly Silalahi, dan Pimpinan PT Unitwin Indonesia Dr H Rahmat Shah.

Kerja Sama Pengelolaan Taman Hewan Siantar Diperpanjang 30 Tahun

31/08/2026

Pemko Siantar Terima Penghargaan dari OJK

30/08/2026

Pemko Siantar Teken Perjanjian Kerja Sama Percepatan Pendaftaran Tanah Wakaf

29/08/2026

PPATK Temukan 1.885 Rekening Penerima Bansos di Siantar Terindikasi Judol

29/08/2026

Walikota Terima Kunjungan Dekan Fakultas Agama Islam Universitas Medan Area

26/08/2026

PKK Siantar Gelar Pembinaan dan Pencegahan Narkoba bagi Anak Remaja

26/08/2026

Wesly Tekankan Aspek Ketersediaan Kebutuhan Pokok Demi Kendalikan Inflasi

26/08/2026

Damkar Siantar Padamkan Kebakaran Hebat di Jalan Bandung

25/08/2026

Walikota Hadiri Pelantikan Pengurus Majelis Taklim Silaturahmi Kota Pematangsiantar

25/08/2026
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Redaksi

© 2019 isiantar.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil

© 2019 isiantar.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In